Warga Keluhkan Banjir, Ketua DPRD Kota Bekasi Dorong Penanganan Total

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi.

Banjir yang terus berulang di Perumahan Villa Indah Permai (VIP), Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, kembali menjadi perhatian DPRD Kota Bekasi. Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, meminta pemerintah daerah segera menyiapkan langkah penanganan yang menyeluruh agar persoalan tersebut tidak terus terjadi setiap musim hujan.

Permintaan itu disampaikan Sardi saat menggelar Reses II Tahun Anggaran 2026. Dalam dialog bersama warga, persoalan banjir menjadi aspirasi utama yang disampaikan masyarakat karena hingga kini genangan masih kerap melanda kawasan permukiman tersebut.

Menurut Sardi, keberadaan dua polder yang telah dibangun di RW 33 dan RW 36 belum mampu mengatasi persoalan banjir secara optimal. Kondisi itu menunjukkan perlunya evaluasi terhadap sistem pengendalian banjir yang sudah ada.

“Perumahan ini merupakan kawasan cekungan. Karena itu kita ingin melihat sejauh mana efektivitas polder yang ada di Villa Indah Permai. Faktanya, tadi kita lihat masih terjadi genangan dan banjir,” ujar Sardi.

Ia menilai pemerintah perlu melakukan kajian teknis secara komprehensif untuk mengetahui penyebab utama banjir sehingga solusi yang diterapkan benar-benar efektif dan berkelanjutan.

Salah satu hal yang harus diteliti, kata Sardi, adalah apakah jaringan drainase di kawasan tersebut telah terhubung dengan baik ke sistem polder atau justru membutuhkan infrastruktur pendukung tambahan, seperti rumah pompa.

“Apakah drainase yang ada belum terintegrasi dengan sistem polder atau memang diperlukan pembangunan rumah pompa tambahan. Semua opsi harus dikaji agar solusi yang diambil tepat sasaran,” katanya.

Politisi PKS itu menegaskan penanganan banjir harus menjadi prioritas pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Menurutnya, upaya pengendalian banjir tidak cukup hanya melalui penanganan darurat, tetapi harus disertai pembangunan infrastruktur yang mampu memberikan solusi jangka panjang.

“Intinya pemerintah daerah harus mencarikan solusi terbaik agar masyarakat tidak terus-menerus terdampak banjir. Ini menjadi salah satu konsentrasi pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD,” tegasnya.

Dalam reses tersebut, warga juga berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti melalui program nyata. Mereka menginginkan langkah konkret dari Pemerintah Kota Bekasi agar banjir yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan di Villa Indah Permai dapat ditangani secara tuntas. (Adv)

Tutup