Dancer 12 Tahun Asal Indonesia Miyu Juara Hip Hop Battle di Kanada

Miyu

Nama Indonesia kembali mencuri perhatian di kompetisi street dance internasional. Miyu Ananthamaya Pranoto atau Matamiyu, dancer asal Jakarta yang baru berusia 12 tahun, berhasil keluar sebagai juara dalam JOAT Hip Hop Battle 2026 di Montreal, Kanada.

Miyu meraih kemenangan setelah melewati persaingan dengan lebih dari 120 dancer dari berbagai negara. Kompetisi tersebut digelar di Club Soda, Montreal, pada 4 September 2026 dan menjadi bagian dari JOAT Festival International de Street Dance.

Dalam ajang freestyle battle tersebut, para peserta dituntut menunjukkan kemampuan improvisasi sekaligus mengolah musikalitas, kreativitas, dan teknik dalam setiap ronde. Miyu mampu melewati seluruh tantangan hingga mencapai partai final.

Lawan yang dihadapinya di babak penentuan bukan dancer sembarangan. Miyu harus berhadapan dengan Marlee Hightower, dancer asal Orlando yang juga dikenal sebagai ambassador Red Bull Dance.

Pertandingan final berlangsung dalam tiga ronde dengan konsep yang berbeda. Setelah melewati ronde konsep dancer pertama dan konsep dancer kedua, keduanya kembali beradu kemampuan dalam freestyle round.

Miyu akhirnya tampil sebagai pemenang dan membawa pulang gelar juara dari salah satu festival street dance bergengsi di Amerika Utara tersebut.

Prestasi di Montreal sekaligus memperpanjang catatan kemenangan Miyu di panggung internasional. Beberapa bulan sebelumnya, tepatnya Juni 2026, ia juga berhasil menjadi juara kategori 1v1 Hip Hop U18 dalam ajang Future Pace di Krakow, Polandia.

Tak hanya meraih gelar juara, Miyu dalam kompetisi tersebut juga mendapatkan penghargaan Best Dancer yang diberikan berdasarkan pilihan OSHEE.

Rangkaian prestasi tersebut menunjukkan konsistensi Miyu dalam berkompetisi di level internasional meski usianya masih sangat muda. Kiprahnya juga menjadi salah satu bukti bahwa dancer Indonesia mampu tampil kompetitif di tengah persaingan street dance dunia.

Kemenangan di Kanada kini menambah daftar pencapaian Matamiyu sekaligus membuka semakin lebar peluangnya untuk terus membawa nama Indonesia dalam berbagai kompetisi street dance internasional.

Tutup