Netanyahu: Kami Terkejut atas Insiden di AS
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyampaikan reaksi atas insiden penembakan yang terjadi dalam rangkaian acara White House Correspondents’ Dinner yang turut dihadiri Presiden Amerika Serikat.
Peristiwa tersebut memicu perhatian global setelah muncul dugaan adanya ancaman terhadap keselamatan Presiden Donald Trump dalam acara kenegaraan tersebut.
Netanyahu mengaku terkejut dengan kabar yang beredar, terutama terkait dugaan upaya serangan terhadap Trump dan lingkaran terdekatnya.
“Saya dan istri saya terkejut mendengar adanya upaya berulang untuk membunuh Presiden Trump dan istrinya. Kami bersyukur mereka bersama pejabat senior lainnya selamat tanpa cedera,” ujar Netanyahu dalam pernyataannya, Minggu (27/4/2026).
Ia menegaskan bahwa keselamatan pemimpin negara menjadi hal yang tidak dapat ditawar, terlebih dalam kegiatan resmi yang seharusnya memiliki pengamanan ketat.
Insiden ini kembali menyoroti isu keamanan dalam acara kenegaraan di Amerika Serikat, khususnya yang melibatkan pejabat tinggi dan tamu undangan dari berbagai kalangan.
Sejumlah pengamat menilai, peristiwa tersebut menunjukkan adanya potensi celah dalam sistem pengamanan yang perlu segera dievaluasi oleh otoritas terkait.
“Setiap insiden seperti ini harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh untuk mencegah risiko yang lebih besar di masa depan,” ujar seorang analis keamanan internasional.
Hingga saat ini, pihak berwenang di Amerika Serikat masih melakukan penyelidikan guna memastikan kronologi kejadian serta mengidentifikasi pelaku dan motif di balik insiden tersebut.




