Erin Klarifikasi Kasus ART
Rien Wartia Trigina akhirnya memberikan klarifikasi atas tudingan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) bernama Hera. Ia menegaskan tidak pernah melakukan tindakan kekerasan seperti yang dilaporkan.
Dalam pernyataannya, Erin menyebut tuduhan tersebut tidak berdasar dan telah merugikan dirinya secara personal maupun reputasi. Ia menolak keras narasi yang menyebut dirinya melakukan pemukulan atau penendangan.
Menurut Erin, justru terdapat persoalan lain yang menjadi pemicu konflik antara dirinya dan ART tersebut. Ia mengaku merasa privasinya dilanggar selama Hera bekerja di rumahnya.
Ia menyebut ART tersebut kerap merekam kondisi rumah dan kendaraan pribadi tanpa izin, lalu mengunggahnya ke media sosial. Tindakan ini dinilai melampaui batas dan tidak dapat ditoleransi.
“Saya merasa terganggu karena rumah saya dijadikan konten tanpa persetujuan,” ujarnya.
Erin menilai, perilaku tersebut menjadi awal munculnya ketegangan yang kemudian berkembang menjadi tudingan serius. Ia pun menegaskan siap menghadapi proses hukum untuk membuktikan versinya.
Terkait isu penahanan gaji, Erin memberikan penjelasan bahwa pembayaran belum dilakukan karena masa kerja Hera belum mencapai satu bulan. Ia menyebut hal itu masih dalam batas wajar sesuai kesepakatan kerja.
Selain itu, ia juga membantah menahan barang milik ART tersebut. Menurutnya, barang-barang itu ditinggalkan sendiri saat Hera pergi dari rumah tanpa pemberitahuan.
Erin mengungkapkan bahwa kejadian tersebut berlangsung saat dirinya tengah beristirahat. Ia baru mengetahui kepergian ART tersebut setelah yang bersangkutan tidak lagi berada di rumah.
Keesokan harinya, Erin mengaku terkejut karena namanya sudah menjadi perbincangan di media sosial dengan berbagai tudingan yang menurutnya tidak sesuai fakta.





