Musda II Prima DMI Kabupaten Bekasi Perkuat Peran Remaja Masjid

Musyawarah Daerah II PD PRIMA DMI BEKASI Pada, Rabu (01/07/2026) bertempat Masjid Al-Ittihaad Cikarang Utara.

Musyawarah Daerah (Musda) II Pimpinan Daerah (PD) Prima Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bekasi menetapkan Deden Rosadi sebagai Ketua PD Prima DMI Kabupaten Bekasi periode 2026–2029. Penetapan dilakukan secara aklamasi dalam sidang pleno yang berlangsung di Aula Masjid Al-Ittihad, Cikarang Utara, Rabu (1/7).

Musda yang mengusung tema “Bergerak Dengan Akhlak Menuju Peradaban Islam yang Kuat” dihadiri pengurus Pimpinan Cabang Prima DMI se-Kabupaten Bekasi, jajaran Pimpinan Wilayah Prima DMI Jawa Barat, dewan penasihat, serta tokoh masyarakat.

Usai ditetapkan, Deden Rosadi menyampaikan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan peran remaja masjid dalam menjawab tantangan sosial di Kabupaten Bekasi.

Menurutnya, kepengurusan tiga tahun ke depan akan difokuskan pada penguatan kaderisasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta memperluas kolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Amanah ini merupakan tanggung jawab bersama. Kami akan fokus membangun organisasi yang semakin kuat, produktif, dan mampu menghadirkan manfaat bagi umat melalui masjid,” ujar Deden.

Sebagai arah gerakan organisasi, Prima DMI Kabupaten Bekasi menetapkan tiga program prioritas, yakni Prima Mandiri yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, Prima Cerdas melalui penguatan kapasitas kader, digitalisasi masjid dan literasi dakwah, serta Prima Bergerak yang menitikberatkan pada aksi sosial, kemanusiaan, dan kebencanaan.

Sementara itu, Sekretaris Umum Pimpinan Wilayah Prima DMI Jawa Barat, Ikmal Anshary, mengapresiasi pelaksanaan Musda yang berlangsung demokratis dan penuh semangat musyawarah.

Menurut Ikmal, Kabupaten Bekasi sebagai kawasan industri memiliki berbagai tantangan sosial yang membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda, mulai dari persoalan moral, penyalahgunaan narkoba, rendahnya literasi digital, hingga pengangguran usia muda.

Ia menegaskan masjid harus mampu menjadi pusat pembinaan karakter, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan kepemimpinan pemuda, bukan hanya sebagai tempat ibadah.

“Prima DMI harus hadir sebagai organisasi kader yang mampu memberikan solusi nyata bagi persoalan masyarakat sekaligus menjadi mitra strategis pembangunan daerah,” kata Ikmal.

Ia juga mengajak seluruh remaja masjid di Kabupaten Bekasi untuk bersatu melalui Prima DMI sebagai wadah kaderisasi dan pengabdian kepada umat.

Deden Rosadi sendiri bukan sosok baru di lingkungan Prima DMI Kabupaten Bekasi. Ia sebelumnya juga menjabat sebagai Ketua PD Prima DMI periode 2023–2026 dan aktif menginisiasi berbagai program pembinaan remaja masjid serta kegiatan sosial keagamaan di berbagai wilayah Kabupaten Bekasi.

Melalui kepengurusan baru ini, Prima DMI Kabupaten Bekasi diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan generasi muda.

Tutup