Koperasi Merah Putih Viral Disebut di Gunung, Ini Klarifikasinya
Bangunan Koperasi Merah Putih di kawasan wisata Stone Garden, Desa Gunungmasigit, Kabupaten Bandung Barat, menjadi perhatian publik setelah videonya ramai beredar di media sosial. Banyak warganet menilai lokasi bangunan tersebut berada di tengah hutan dan sulit diakses.
Menanggapi berbagai spekulasi tersebut, Kepala Desa Gunungmasigit, Tarkopa, memberikan klarifikasi bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya benar. Ia menegaskan bangunan koperasi bukan berada di puncak gunung, melainkan berdiri di area parkir objek wisata Stone Garden.
“Lokasinya bukan di atas gunung ataupun di tengah hutan. Bangunan berada di kawasan parkir Stone Garden, tepat di bawah Gunung Masigit, dan aksesnya cukup dekat dengan jalan raya,” kata Tarkopa.
Menurutnya, keberadaan bangunan juga tidak mengganggu aktivitas wisata karena penempatannya telah disesuaikan dengan tata ruang kawasan parkir yang tersedia.
Dari hasil pemantauan di lokasi, bangunan koperasi berukuran sekitar 20 x 30 meter itu memang berada di area parkir wisata Stone Garden dan Indiana Camp. Lokasinya hanya berjarak sekitar 500 meter dari Jalan Raya Padalarang-Cianjur, sementara permukiman warga juga berada tidak jauh dari area tersebut.
Saat ini pembangunan telah memasuki tahap akhir dengan progres sekitar 90 persen. Penyelesaian pekerjaan difokuskan pada pemasangan rolling door serta penataan interior sebelum koperasi mulai beroperasi.
Tarkopa menjelaskan, penetapan lokasi tersebut melalui proses seleksi. Pemerintah desa sebelumnya mengusulkan lima bidang tanah desa kepada PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pelaksana pembangunan program Koperasi Merah Putih.
Kelima lokasi yang diajukan berada di kawasan Stone Garden, Liung Gunung, Cigintung, Cihalimun, dan Cicalada. Setelah dilakukan survei lapangan, kawasan Stone Garden dinilai paling memenuhi syarat untuk pembangunan.
“Lokasi ini dipilih setelah melalui survei. Pertimbangannya bukan hanya lahannya tersedia, tetapi juga memiliki akses yang baik dan dekat dengan aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah desa berharap keberadaan Koperasi Merah Putih mampu memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar, khususnya pelaku usaha yang menggantungkan mata pencaharian dari sektor pariwisata.
Ke depan, koperasi tersebut juga diproyeksikan menjadi pusat distribusi hasil pertanian masyarakat sekaligus mendukung kebutuhan pelaku UMKM dan warung di kawasan wisata Stone Garden.
Selain memperkuat aktivitas ekonomi lokal, koperasi diharapkan dapat menjadi bagian dari rantai pasok bahan pangan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Gunungmasigit.



