Dompet Dhuafa Sebar Kurban ke 788 Desa dan 7 Negara
Dompet Dhuafa menargetkan distribusi daging kurban kepada sekitar 2 juta penerima manfaat pada momentum Iduladha 1447 Hijriah tahun ini.
Program kurban tersebut akan menjangkau 102 kabupaten/kota dan 788 desa di berbagai wilayah Indonesia dengan melibatkan 48 mitra peternak lokal.
Komitmen itu disampaikan dalam kegiatan Kurbanaval 2026 bertajuk “Siapkan Kendaraan Terbaik Versimu” yang digelar di Cibis Park, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2026).
Ketua Yayasan Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, mengatakan program kurban tidak hanya berfokus pada distribusi daging, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan peternak kecil.
“Kurban bukan sekadar distribusi daging, tetapi juga tentang menguatkan peternak, menghadirkan kebermanfaatan, dan menciptakan pemerataan konsumsi daging di masyarakat,” ujar Ahmad.
Selain menyasar wilayah pelosok Indonesia, Dompet Dhuafa juga akan mendistribusikan kurban ke tujuh negara yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan dan keterbatasan pangan.
Negara tujuan distribusi internasional tersebut meliputi Myanmar, Somalia, Palestina, Suriah, Lebanon, Yordania, dan Sudan.
Menurut Ahmad, program kurban internasional menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah konflik yang kesulitan mendapatkan akses pangan layak, termasuk daging kurban saat Iduladha.
“Kurban yang kita tunaikan mungkin sederhana bagi kita, tetapi bagi saudara-saudara di wilayah konflik, itu bisa menjadi kebahagiaan yang sudah lama dirindukan,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, Dompet Dhuafa juga menerapkan pengawasan kualitas atau quality control terhadap hewan kurban.
Pengawasan dilakukan mulai dari pemeriksaan bobot hewan, kondisi kesehatan, usia sesuai syariat, proses penyembelihan higienis hingga distribusi yang tepat sasaran.
Pada program kurban tahun ini, Dompet Dhuafa juga menghadirkan layanan Kurban Express sebagai bagian dari The Kurban Series.
Program tersebut memungkinkan masyarakat, komunitas, sekolah, masjid, hingga perusahaan memperoleh layanan penyediaan hewan kurban secara praktis dan cepat, khususnya di wilayah Jabodetabek.
“Melalui Kurban Express, masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan hewan kurban berkualitas dengan proses yang efisien namun tetap sesuai syariat,” ujar Ahmad.
Sementara itu, Ketua Kurban 1447 H Dompet Dhuafa, Ali Bastoni, mengatakan program kurban juga bertujuan memperkuat kemandirian peternak binaan di berbagai daerah.
Menurutnya, pendampingan terhadap peternak dilakukan secara berkelanjutan agar dapat meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas distribusi hewan kurban ke daerah minim pasokan daging.
Acara Kurbanaval 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh dan figur publik seperti Indro Warkop dan Elang MV.
Dalam kesempatan itu, Indro mengaku tertarik berkurban melalui Dompet Dhuafa karena distribusinya dinilai lebih merata dan tepat sasaran dibanding hanya berpusat di kawasan perkotaan.
“Banyak daerah yang sebenarnya lebih membutuhkan, sementara di kota besar distribusi kurban sering kali berlebih,” ujar Indro.




