Matahari Resmi Ganti Nama Jadi MDS Retailing

Matahari

PT Matahari Department Store Tbk resmi mengganti nama menjadi PT MDS Retailing Tbk melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 15 April 2026. Perubahan identitas ini menandai fase baru transformasi bisnis perusahaan di tengah dinamika industri ritel yang semakin kompetitif.

Langkah rebranding tersebut disebut sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar nasional. Di bawah kendali Grup Auric sebagai pemegang saham pengendali, perseroan berupaya melakukan penyesuaian model bisnis agar lebih adaptif terhadap perubahan perilaku konsumen.

Manajemen menilai, perubahan nama bukan sekadar simbolik, melainkan mencerminkan arah baru perusahaan dalam mengembangkan ekosistem ritel yang lebih modern dan terintegrasi. Identitas baru diharapkan mampu memperluas jangkauan bisnis sekaligus meningkatkan daya saing di tengah tekanan industri.

Sepanjang 2025, kinerja keuangan perseroan tercatat mengalami tekanan. Laba bersih perusahaan turun sebesar 12,4 persen secara tahunan menjadi Rp725,4 miliar, dibandingkan Rp827,7 miliar pada tahun sebelumnya.

Penurunan tersebut sejalan dengan melemahnya pendapatan bersih yang terkoreksi 9,6 persen menjadi Rp5,78 triliun dari Rp6,39 triliun pada 2024. Kondisi ini mencerminkan tantangan yang dihadapi sektor ritel, termasuk perubahan pola konsumsi masyarakat dan meningkatnya persaingan.

Transformasi yang dilakukan saat ini juga tidak terlepas dari perjalanan panjang perusahaan. Cikal bakal Matahari bermula dari ekspansi bisnis ritel pada 1968 melalui akuisisi Toko De Zon, yang kemudian menjadi inspirasi nama “Matahari”.

Sejak 1972, Matahari dikenal sebagai pelopor department store modern pertama di Indonesia, dengan konsep ritel yang terus berkembang mengikuti kebutuhan pasar.

Perjalanan perusahaan juga diwarnai perubahan struktur kepemilikan. Pasca krisis moneter 1997, kendali bisnis beralih ke Lippo Group sebelum sebagian saham dilepas pada 2010 kepada Meadow Asia Co. Ltd di bawah CVC Asia Fund III.

Selanjutnya, pada 2021, Grup Auric resmi menjadi pemegang kendali mayoritas, yang kemudian mendorong berbagai langkah transformasi, termasuk perubahan identitas perusahaan saat ini.

Dengan rebranding menjadi PT MDS Retailing Tbk, manajemen berharap perusahaan dapat memperkuat fondasi bisnis serta membuka peluang pertumbuhan baru di tengah perubahan lanskap industri ritel nasional.

Tutup