Panpel Mahesa Jenar Bakal Panggil Snex Imbas Kericuhan Suporter pada Laga PSIS Semarang Vs PSS Sleman
terkenal.co.id – Panitia pelaksana pertandingan PSIS Semarang Vs PSS Sleman akan melakukan pemanggilan terhadap kelompok suporter (PSIS) yakni, Snex.
Diketahui sebelumnya bahwa pertandingan BRI Liga 1 2023-2024 antara PSIS Semarang melawan PSS Sleman diwarnai kericuhan suporter.
Adapun laga lanjutan BRI Liga 1 2023-2024 antara tuan rumah PSIS Semarang menjamu PSS Sleman berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah pada Minggu, 3 Desember 2023.
Dalam laga sengit PSIS Semarang vs PSS Sleman ini diwarnai kericuhan pada menit akhir pertandingan.
Diketahui, penonton dari tribun utara beranjak turun ke pinggir lapangan usai terlibat perselisihan saat memasuki menit tambahan waktu babak kedua.
Hal tersebut menjadi awal kericuhan antarpendukung kesebelasan kedua tim.
Imbas kericuhan yang terjadi di Stadion Jatidiri, Semarang tersebut, panitia pelaksana (Panpel) PSIS akan memanggil suporter PSIS, yakni Snex.
Untuk diketahui bahwa pemanggilan suporter PSIS Semarang, yakni Snex oleh Panpel PSIS sendiri untuk meminta keterangan yang diduga menjadi awal kericuhan terjadi.
“Saya dengan pihak klub akan memanggil mereka, kita tanya mengapa alasannya (melakukan) tindakan seperti itu,” ungkap Ketua Panpel PSIS, Agung Buwono pada Senin, 4 November 2023.
Agung Buwono mengungkapkan jika kericuhan pada laga tuan rumah PSIS Semarang menjamu PSS Sleman ini bermula dari ejekan Snex (Suporter PSIS) ke suporter Sleman.
Oleh karena itu, dirinya menilai bahwa rombongan Snex memprovokasi suporter PSS dengan nyanyian-nyanyian.
Ia mengakui jika pihaknya bersama CEO PSIS Yoyok Sukawi sempat berusaha meredam, namun justru malah mendapat serangan.
Serangan tersebut didapat pihaknya diantaranya yakni lemparan-lemparan aneka benda-benda, termasuk batu.
Bahkan lemparan tersebut membuat CEO klub berjuluk laskar Mahesa Jenar ini membuat Yoyok Sukawi mengalami bocor kepala dan mendapat 8 jahitan.
Ketika ditanya perihal sanksi apa yang bakal dijatuhkan kepada Snex, Agung mengaku pihaknya belum dapat menyimpulkan.
“Masalah sanksi atau tidaknya, nanti kami diskusi sama Pak Yoyok (Yoyok Sukawi),” sambungnya.
Diketahui sekitar 1.600 suporter PSS Sleman yang melakoni away pada laga pertandingan di Stadion Jatidiri, Semarang.
Suporter klub berjuluk Super Elja tersebut datang tanpa menggunakan atribut dan ditempatkan di tribun barat stadion.
Tak hanya itu, tercatat bahwa terdapat lima bus pengangkut suporter PSS Sleman yang dirusak oleh sekelompok suporter PSIS Semarang.
Kericuhan tersebut nampak melebar di area luar stadion Jatidiri yang mengakibatkan bus suporter PSS Sleman rusak parah hingga menyebabkan kaca bus dipecah, dilempar batu termasuk dirusak dengan bambu.
Salah seorang sopir bus juga diancam menggunakan celurit hingga digasak dompet ponsel hingga uang tunai senilai Rp1 juta raib oleh oknum suporter.***
Editor: Mishbahul Anam




