Kisah Purnomo, Sopir Bus yang Ditodong Celurit, Dirampas Uang Hingga Handphone saat Ricuh Laga PSIS Semarang Vs PSS Sleman

Bus Pengangkut Suporter PSS Sleman dirusak Segerombolan Pemuda Beratribut PSIS Semarang (sumber: Istimewa)

terkenal.co.id – Kisah salah seorang supir bus saat kericuhan laga lanjutan BRI Liga 1 2023-2024 antara tuan rumah PSIS Semarang menjamu PSS Sleman.

Diketahui salah satu supir bus pengangkut suporter PSS Sleman yakni Purnomo menjadi korban perampasan sekaligus penodongan oleh oknum suporter beratribut PSIS Semarang.

Untuk diketahu bahwa pertandingan lanjutan BRI Liga 1 2023-2024 tuan rumah PSIS Semarang menjamu PSS Sleman berlangsung sengit hingga akibatkan kericuhan.

Pasalnya pada tambahan di menit akhir pertandingan babak kedua harus dihentikan karena kericuhan antarpendukung kedua tim.

Diketahui pada saat kericuhan terjadi, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mendapat lemparan batu hingga mengakibatkan kepala bocor.

CEO Klub berjuluk Mahesa Jenar tersebut mendapat delapan jahitan usai mendapat lemparan batu saat kerusuhan laga PSIS Semarang vs PSS Sleman.

Kerusuhan antar suporter kedua tim kesebelasan ini menyebabkan lima bus pengangkut suporter PSS Sleman dirusak segerombolan pemuda beratribut PSIS Semarang.

Hal tersebut terjadi usai kericuhan antarpendukung kesebelasan kedua tim melebar hingga luar arena Stadion Jatidiri Semarang.

Pertandingan laga PSIS Semarang Vs PSS Sleman ini disajikan di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Minggu, 3 Desember 2023.

Bus-bus pengangkut suporter PSS Sleman ini parkir di kawasan Jl. Sisingamangaraja, sekira lima menit jalan kaki dari Stadion Jatidiri.

Diketahui terdapat tiga bus dengan nopol H 1525 DC warna biru kuning, Bus Pansa Transport nopol AB 7582 AK warna putih biru dan nopol AD 7284 AB masih terparkir.

Salah satu bus dengan nopol H 1525 DC yang disopiri Purnomo (47) warga Yogyakarta tak bisa berjalan karena akinya dicuri.

Purnomo juga sempat diancam dengan celurit oleh sekelompok suporter beratribut PSIS Semarang.

“Tadi jam 5 sore, saya mau ke sana (Stadion Jatidiri) tidak bisa jalan (busnya) ternyata akinya hilang. Saya sempat dikalungi celurit saya lari. Dia pakai atribut (PSIS),” ungkap Purnomo.

Bahkan dompet, ponsel hingga uang tunai senilai Rp1 juta miliknya raib dijarah para suporter tersebut.

Purnomo bercerita bahwa bus yang dikendarainya, termasuk yang lain, mengangkut suporter PSS Sleman dari DI Yogyakarta sekitar pukul 07.00 WIB.

Mereka tiba di Semarang sekira pukul 14.00 WIB dan menurunkan suporter di dekat Stadion Jatidiri.***

Editor: Mishbahul Anam

Tutup