Harga Kartu Pokémon Tembus Miliaran Rupiah

Kartu Pokémon

Minat masyarakat terhadap kartu koleksi Pokémon kembali meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Lonjakan harga yang mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah membuat pemerintah mulai memberi perhatian, terutama terkait potensi kecurangan dalam transaksi.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menyatakan pihaknya akan meninjau aktivitas perdagangan kartu tersebut yang belakangan ramai diperbincangkan publik. “Kami akan melakukan pengecekan terhadap mekanisme pengawasannya,” ujarnya saat ditemui di Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa pengawasan akan dilakukan melalui Direktorat Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga di bawah Kementerian Perdagangan. Langkah ini bertujuan memastikan transaksi berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan konsumen.

“Koordinasi internal akan segera dilakukan untuk membahas fenomena ini secara lebih komprehensif,” kata Budi menambahkan.

Meski belum merinci kebijakan yang akan diterapkan, pemerintah memastikan akan menindaklanjuti tren jual beli kartu bernilai tinggi yang semakin marak di pasar.

Kebangkitan minat terhadap kartu Pokémon sendiri terjadi sepanjang 2026, dipicu momentum perayaan tiga dekade waralaba tersebut serta promosi dari sejumlah figur publik di media sosial.

Dampaknya, aktivitas jual beli kembali menggeliat di berbagai kanal, mulai dari toko koleksi, ajang komunitas, hingga platform perdagangan daring.

Harga kartu edisi langka pun mengalami kenaikan signifikan. Dalam sejumlah acara kolektor, satu set kartu tertentu disebut-sebut bisa mencapai nilai hingga miliaran rupiah.

Seorang kolektor, Kevin, menyebut momentum ulang tahun Pokémon turut mendorong meningkatnya minat pasar. “Tahun ini hype-nya terasa sekali. Banyak kolektor lama kembali aktif, dan pemain baru juga bermunculan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa faktor kelangkaan menjadi penentu utama harga. “Semakin terbatas jumlahnya dan semakin populer karakternya, maka nilainya akan terus naik,” jelasnya.

Tutup