Erin Bantah Tuduhan KDRT
Rien Wartia Trigina atau yang dikenal sebagai Erin akhirnya memberikan klarifikasi atas tuduhan yang menyeret namanya dalam isu dugaan kekerasan terhadap asisten rumah tangga (ART).
Sebelumnya, isu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul unggahan dari akun Threads yang menyebut adanya dugaan penganiayaan terhadap seorang ART yang bekerja di rumah Erin.
Dalam unggahan tersebut, korban disebut mengalami tindakan kekerasan fisik serta perlakuan tidak menyenangkan lainnya, termasuk dugaan penahanan barang pribadi dan gaji.
Menanggapi hal itu, Erin membantah seluruh tuduhan yang beredar. Ia menegaskan tidak pernah melakukan tindakan kekerasan sebagaimana yang dituduhkan.
“Saya sangat membantah tuduhan penganiayaan tersebut. Tidak pernah terjadi seperti yang disampaikan,” ujar Erin dalam keterangannya.
Merasa dirugikan, Erin mengambil langkah hukum dengan melaporkan akun yang pertama kali menyebarkan informasi tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (29/4/2026) malam.
“Laporan ini saya buat atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah yang merugikan saya secara pribadi,” katanya.
Selain itu, ia juga melaporkan pihak penyalur ART serta seorang perempuan berinisial H yang mengaku sebagai korban dalam kasus ini.
Sebagai bagian dari laporan, Erin menyertakan sejumlah bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) serta percakapan dengan pihak penyalur ART.
Terkait tuduhan penahanan gaji, Erin memberikan penjelasan bahwa pekerja tersebut belum menerima upah karena masa kerja yang belum genap satu bulan.
“Bukan ditahan, tetapi memang belum waktunya pembayaran gaji sesuai kesepakatan kerja,” jelasnya.
Di sisi lain, pihak kepolisian membenarkan adanya laporan sebelumnya dari perempuan berinisial H yang mengaku mengalami kekerasan fisik.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Joko Adi Wiyono, menyatakan laporan tersebut telah diterima dan sedang dalam proses penanganan.
“Benar, ada laporan dari seorang perempuan berinisial H yang mengaku mengalami kekerasan fisik,” ujar Joko.




