Dana Rp4,2 Miliar Diduga Raib, Warga Geruduk Kantor BNI Pematangsiantar
Suasana di kantor Bank BNI Cabang Pematangsiantar, yang berlokasi di Jalan Merdeka, mendadak tegang pada Jumat (24/4/2026). Puluhan warga mendatangi kantor tersebut dengan emosi memuncak, menuntut kejelasan atas dana mereka yang diduga hilang dengan nilai mencapai Rp4,2 miliar.
Aksi tersebut dipicu ketidakpastian terkait dana yang sebelumnya dihimpun melalui skema investasi yang diduga berkedok koperasi. Warga mengaku tidak dapat menarik uang mereka hingga melewati batas waktu yang dijanjikan, sehingga memilih mendatangi pihak bank untuk meminta pertanggungjawaban.
“Kami hanya ingin kejelasan. Uang itu hasil kerja kami,” ujar salah satu warga di lokasi, menggambarkan kekecewaan yang meluas di tengah massa.
Teriakan tuntutan pun bergema di depan kantor bank. “Kembalikan uang kami!” seru warga lainnya, menandakan meningkatnya tekanan publik terhadap pihak yang dianggap bertanggung jawab atas persoalan tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, dana masyarakat sebelumnya disalurkan melalui sebuah skema yang kini dipersoalkan legalitas dan pengelolaannya. Namun demikian, belum ada kejelasan apakah pihak bank memiliki keterkaitan langsung dalam pengelolaan dana tersebut atau hanya berperan sebagai fasilitas transaksi keuangan.
Situasi di lapangan sempat memanas, meski tidak sampai menimbulkan kericuhan fisik. Aparat keamanan terlihat berjaga untuk mengantisipasi potensi eskalasi serta menjaga aktivitas perbankan tetap berjalan.
Hingga berita ini disusun, pihak manajemen BNI setempat belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga maupun posisi institusi dalam perkara tersebut.





