Billy Syahputra Protes
Billy Syahputra kembali menyoroti perselisihannya dengan pihak pengelola toilet di kawasan Pantai Dreamland, Kuta Selatan, Bali. Kali ini, persoalan bergeser pada beredarnya rekaman CCTV yang memperlihatkan insiden antara Billy dan pengelola.
Billy keberatan karena rekaman tersebut disebut menampilkan wajah putranya, Stefan, tanpa disensor. Ia kemudian menyampaikan teguran secara terbuka melalui unggahan di Instagram Story pribadinya.
Presenter tersebut mempertanyakan keputusan pihak pengelola yang merilis rekaman CCTV dengan memperlihatkan wajah anaknya kepada publik. Billy juga meminta agar rekaman kejadian ditampilkan secara utuh apabila memang digunakan untuk memberikan penjelasan mengenai insiden tersebut.
“Nanti saya akan membahas management g****k ini, apalagi keluarin video anak saya tanpa di-blur dan keluarin video CCTV-nya jangan setengah-setengah dong,” ujar Billy Syahputra melalui unggahannya.
Persoalan tersebut berawal dari cekcok antara Billy dan penjaga toilet di Pantai Dreamland yang berkaitan dengan biaya penggunaan fasilitas. Billy disebut diminta membayar uang sebesar Rp10 ribu sebelum menggunakan fasilitas bilas atau mandi.
Situasi kemudian memanas setelah Billy melihat kondisi putranya yang disebut tengah kedinginan. Meski sempat terjadi adu mulut, persoalan antara Billy dan penjaga toilet tersebut akhirnya diselesaikan secara damai dengan saling meminta maaf.
Setelah kejadian, Billy sempat membagikan video mengenai insiden tersebut melalui media sosial. Ia menyebut unggahan itu dimaksudkan sebagai pembelajaran dari pengalaman yang dialaminya.
Di sisi lain, pihak manajemen toilet turut memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut. Manajemen menyebut pembayaran di muka untuk fasilitas bilas atau mandi merupakan prosedur yang diterapkan untuk mencegah pengunjung yang tidak bertanggung jawab.
Pihak pengelola juga menyampaikan sejumlah klaim terkait rombongan Billy. Mereka menyebut pembayaran yang dilakukan berada di bawah tarif yang telah ditentukan serta mengatakan Billy sempat mendapat teguran karena memandikan anaknya di wastafel bagian luar, bukan di dalam bilik bilas.
Perselisihan yang sebelumnya disebut telah berakhir secara damai itu kemudian kembali menjadi perhatian setelah rekaman CCTV dirilis. Bagi Billy, persoalan tersebut kini bukan hanya mengenai cekcok di lokasi, tetapi juga menyangkut tampilnya wajah anaknya dalam rekaman yang beredar di publik.
Billy pun meminta pihak pengelola lebih berhati-hati ketika menyebarkan rekaman yang berkaitan dengan anak di bawah umur. Ia menilai bagian yang memperlihatkan wajah anaknya semestinya disensor sebelum video dipublikasikan.



