Na Daehoon Buka Suara

Daehoon dan Julia.

Na Daehoon mengungkap kondisi emosional yang dialaminya setelah berpisah dari Julia Prastini alias Jule. Meski keputusan perceraian tersebut diajukan oleh dirinya, Daehoon mengaku tetap mengalami masa sulit setelah hubungan rumah tangganya berakhir.

Ayah tiga anak itu bahkan memutuskan untuk mencari bantuan profesional dengan berkonsultasi kepada psikiater. Pengalaman tersebut diungkapkan Na Daehoon ketika menjadi bintang tamu dalam podcast yang dipandu Deddy Corbuzier.

Bagi Daehoon, keputusan mendatangi psikiater bukan sesuatu yang mudah. Ia menyadari pembicaraan mengenai kondisi kesehatan mental dan konsultasi dengan tenaga profesional masih dianggap tabu oleh sebagian masyarakat di Indonesia.

“Sebenarnya ini belum pernah bilang ke mana-mana, tapi ini ya kadang di Indonesia tuh sangat tabu. Tapi saya buka aja ya, saya ke psikiater,” ujar Na Daehoon.

Keputusan tersebut diambil setelah ia menyadari kondisi yang dialaminya tidak seharusnya dibiarkan berlarut-larut. Daehoon mengatakan dirinya ingin berusaha pulih agar persoalan yang dihadapi tidak ikut memengaruhi ketiga anaknya.

“Saya memang saat itu kebilang ke psikiater saya ke sini sebenarnya untuk berjuang, takutnya ini lama-lama ngaruh ke anak-anak,” tuturnya.

Menurut Daehoon, peran sebagai seorang ayah menjadi salah satu alasan dirinya berusaha mendapatkan bantuan dan kembali menata kehidupannya. Ia ingin tetap menjalankan tanggung jawab terhadap anak-anak meski sedang menghadapi persoalan pribadi.

Pengakuan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keputusan untuk mengakhiri pernikahan tidak serta-merta membuat proses setelah perceraian menjadi mudah. Daehoon mengakui dirinya tetap membutuhkan waktu dan upaya untuk melewati masa sulit tersebut.

Pria asal Korea Selatan itu kini berusaha untuk bangkit dan menjalani kehidupannya sebagai ayah dari tiga anak. Ia berharap persoalan yang sedang dihadapinya tidak memberikan dampak berkepanjangan terhadap kondisi maupun kehidupan anak-anaknya.

Daehoon juga memilih terbuka mengenai pengalamannya berkonsultasi dengan psikiater. Baginya, mencari bantuan profesional merupakan bagian dari upaya untuk menghadapi kondisi yang dialaminya sekaligus menjaga agar persoalan pribadi tidak berkembang menjadi masalah yang turut dirasakan oleh keluarga.

Berita Lainnya

Tutup