Bekasi Artscape 2026 Satukan Seni, Budaya, Musik, Tari, dan Fesyen

Bekasi Artscape 2026.

Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi mendukung penyelenggaraan Bekasi Artscape 2026 yang digagas Stela Project. Kegiatan ini dinilai menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkenalkan potensi seni dan budaya melalui beragam pertunjukan.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Nunung Nur’aeni, mengatakan kegiatan tersebut memiliki nilai positif karena membuka kesempatan bagi anak muda untuk mengekspresikan kemampuan dan mengembangkan karya di bidang seni, budaya, serta industri kreatif.

Menurut Nunung, Bekasi Artscape 2026 tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi dan memperluas ruang kolaborasi antarpelaku kreatif.

“Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi sangat mendukung kegiatan ini karena bisa menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, khususnya di bidang seni dan budaya. Kegiatan seperti ini juga memberi ruang bagi mereka untuk menampilkan karya dan potensi yang dimiliki,” ujar Nunung.

Ia menjelaskan, konsep acara yang menggabungkan budaya, musik, tari, seni pertunjukan, dan fesyen sejalan dengan pengembangan subsektor ekonomi kreatif. Berbagai bidang tersebut dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk menghasilkan karya sekaligus memperkenalkan identitas budaya melalui pendekatan yang lebih modern.

Nunung menambahkan, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan kreatif perlu terus didorong agar potensi seni dan budaya daerah dapat berkembang. Kolaborasi antara penyelenggara, pusat perbelanjaan, pemerintah daerah, dan komunitas kreatif juga dinilai penting untuk membuka kesempatan lebih luas bagi para pelaku kreatif.

Bekasi Artscape 2026 mengusung tema “The City We Grow In”, yang menggambarkan hubungan antara kota, budaya, dan proses tumbuhnya kreativitas masyarakat. Acara ini mempertemukan sejumlah elemen seni dalam satu panggung, mulai dari tari kolosal Nusantara, pertunjukan musik, tari modern, hingga peragaan busana.

Pada kategori budaya, pertunjukan yang dihadirkan meliputi Tari Kolosal Nusantara, Gema Gembong, dan Prabha Niskala. Sementara itu, sektor fesyen menampilkan karya Mono Attire, Hamiarso Couture, MUDA by Munif Hadad Signature, serta Urban Ethnic by All Style Alona × Arsita.

Pertunjukan tari juga mencakup beragam gaya, seperti etnik modern, kontemporer, K-pop, hip-hop, dan allstyle. Acara turut menghadirkan penampilan khusus Chatrine melalui peluncuran singel resmi “Sinyal Lucu”, sebelum ditutup dengan grand finale dan all members flashmob.

Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 18.00 WIB tersebut yang berlangsung disalah satu Mal di Cikarang. Melalui kegiatan tersebut, pengembangan ekonomi kreatif diharapkan semakin mendapat ruang di Kabupaten Bekasi.

Selain memperkaya pilihan hiburan masyarakat, panggung seperti Bekasi Artscape 2026 dapat menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, membangun jejaring, dan memperkenalkan karya kepada publik.

Tutup