Bareskrim Periksa Asisten YouTuber Terkait Dugaan Penyalahgunaan Whip Pink

Whip Pink

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terus mendalami dugaan penyalahgunaan produk gas dinitrogen oksida (N₂O) bermerek Whip Pink. Dalam proses penyelidikan tersebut, penyidik telah meminta keterangan dari sejumlah pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan penggunaan produk tersebut.

Salah satu yang menjalani pemeriksaan adalah CD, yang diketahui merupakan asisten dari seorang YouTuber berinisial RA. Pemeriksaan dilakukan untuk menggali informasi terkait kepemilikan dan penggunaan produk gas N₂O yang belakangan menjadi perhatian aparat penegak hukum.

Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Zulkarnain Harahap, membenarkan bahwa CD telah dimintai keterangan oleh penyidik.

“Informasi itu sudah diketahui oleh masyarakat luas. Kami tidak pernah menyampaikan secara khusus, namun karena sudah menjadi konsumsi publik dan ada konfirmasi yang masuk, maka kami membenarkannya,” ujar Zulkarnain, Selasa (2/6/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, CD mengaku pernah melakukan pembelian produk Whip Pink lebih dari lima kali dalam rentang waktu pertengahan 2025 hingga awal 2026. Produk yang dibeli disebut terdiri dari beberapa ukuran, termasuk kemasan 640 gram dan 950 gram.

Penyidik juga mendalami keterangan mengenai pola penggunaan produk tersebut. Dalam keterangannya, CD mengaku pernah menggunakan produk tersebut secara pribadi maupun bersama sejumlah rekan kerja.

“Pengakuannya digunakan sendiri dan juga pernah bersama pegawai lainnya,” kata Zulkarnain.

Saat ini Bareskrim Polri masih terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum dalam penggunaan maupun peredaran produk gas N₂O tersebut. Sejumlah pihak lain yang diduga mengetahui atau terlibat dalam aktivitas terkait juga berpotensi dimintai keterangan untuk melengkapi proses penyidikan.

Tutup