Ade Kunang Singgung Arah Pemerintahan Bekasi di Tengah Polemik Hukum
Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang menyampaikan pesan kepada masyarakat Kabupaten Bekasi terkait dinamika pemerintahan dan proses hukum yang tengah dihadapinya. Dalam pernyataannya, Ade menegaskan tetap mendukung jalannya pemerintahan daerah yang saat ini dipimpin pelaksana tugas (Plt) demi menjaga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
Ade mengatakan fokus utama kepala daerah seharusnya tetap pada kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kebutuhan dasar seperti pendidikan dan kesehatan harus menjadi prioritas utama pemerintahan, terlepas dari situasi politik maupun persoalan hukum yang sedang berlangsung.
“Saya tetap mendukung pemerintahan yang sekarang sifatnya masih Plt. Yang penting tugas kepala daerah itu menyejahterakan masyarakat. Pendidikan dan kesehatan harus terus didorong,” ujar Ade dalam keterangan video dikutip pada Kamis 21 Mei 2026.
Ia juga menyinggung kemungkinan dirinya kembali menjabat secara definitif apabila proses hukum dan konstitusi nantinya memutuskan demikian. Meski begitu, Ade mengaku tidak mempersoalkan situasi yang sedang terjadi dan memilih menyerahkan semuanya kepada proses hukum yang berlaku.
“Kalaupun memang nanti konstitusi mengembalikan saya sebagai bupati, saya tetap akan berjuang. Tapi semua sudah dengan kodratnya masing-masing,” katanya.
Ade menegaskan perjuangannya bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu. Ia mengingatkan agar pembangunan di Kabupaten Bekasi tidak hanya dijadikan ajang mencari proyek atau keuntungan semata oleh pihak-pihak tertentu.
Menurut dia, keterlibatan pihak ketiga dalam proyek pemerintah memang diatur dalam mekanisme pembangunan daerah. Namun, ia meminta seluruh pihak tetap mengutamakan kepentingan masyarakat dibanding kepentingan pribadi.
“Jangan ada kepentingan yang terlalu pribadi. Serahkan semua pembangunan ini untuk kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Ade juga menanggapi pertanyaan terkait proses hukum yang sedang berjalan. Ia menyebut terdapat pihak lain yang turut disandingkan dalam perkara tersebut, baik dari unsur eksekutif maupun swasta.
Meski tengah menghadapi persoalan hukum, Ade mengaku tetap berharap adanya hasil terbaik dalam proses yang dijalani. Namun ia juga menyatakan siap menerima apa pun keputusan hukum nantinya.
“Mudah-mudahan ada keajaiban, bisa bebas. Kalau tidak maksimal, ya hukumannya ringan,” ujarnya.




