‘Squid Game 2’ mendapat ulasan buruk

[ad_1]

Yang sangat dinantikan ‘Permainan Cumi 2’ telah menerima reaksi beragam, dengan kritik keras ditujukan kepada TOP (Choi Seung Hyun), yang kembali berakting setelah pernah dihukum karena narkoba di masa lalu.

Serial Netflix ini mengikuti persaingan sengit antara Gi Hun (Lee Jung Jae), yang bertekad untuk membalas dendam, dan Front Man (Lee Byung Hun), serta permainan bertahan hidup penuh ketegangan yang melibatkan peserta baru. Dengan promosi besar-besaran selama berbulan-bulan, serial ini ditayangkan perdana pada tanggal 26 Desember.

Sebagian besar perbincangan seputar acara tersebut berpusat pada TOP, yang memerankan karakter Thanos. Meskipun memiliki pemain ansambel, penampilan TOP telah menuai kritik yang signifikan, sebagian besar karena peran penting yang ia mainkan.

Thanos, karakter hiper-realistis, mencerminkan aspek kontroversi kehidupan nyata TOP. Dihukum pada tahun 2017 karena melanggar Undang-Undang Pengendalian Narkotika (penggunaan ganja), TOP divonis 10 bulan penjara dan ditangguhkan dua tahun. Setelah meninggalkan grupnya BIGBANG dan mengisyaratkan akan pensiun, dia mengejutkan banyak orang dengan mengumumkan partisipasinya dalam grup tersebut ‘Permainan Cumi 2’ melalui audisi, menandakan niatnya untuk kembali ke industri hiburan.

1735537002 2024 12 30 2

Pengumuman casting TOP memicu reaksi luas. Namun, sutradara Hwang Dong Hyuk membela pilihan tersebut selama konferensi pers bulan lalu, dengan menyatakan, “Dia diperiksa secara menyeluruh dan menunjukkan upaya serta bakat yang luar biasa. Pasti dibutuhkan banyak keberanian bagi Choi Seung Hyun (TOP) untuk mengambil peran ini.” Namun ternyata, penontonlah yang membutuhkan keberanian untuk menyaksikan perannya.

Dalam serial tersebut, TOP berperan sebagai “rapper yang kecanduan narkoba”, sebuah peran yang melibatkan banyak adegan Thanos yang diam-diam menelan pil berwarna-warni. Dengan rambut ungu dan ekspresi euforia yang berlebihan, fokus produksi pada desain karakter ini terlihat jelas.

Namun, akting TOP, termasuk ekspresi wajah yang terlalu tegang dan kurangnya kejelasan dalam penyampaian dialog, mengurangi kesan keseluruhan, terutama jika dibandingkan dengan lawan mainnya seperti Noh Jae Won (Nam Gyu) dan Im Si Wan (Myung Ki), yang pertunjukan telah dipuji karena penyampaiannya yang alami. Im Si Wan, seorang idola yang kemudian menjadi aktor, memainkan peran yang kurang menonjol namun menghindari kritik serupa.

1735537172 0000696849 004 20241230091414911

Pemirsa Korea, yang dikenal dengan standar tinggi mereka, telah meningkatkan ekspektasi setelah kesuksesan global Musim 1. Sementara Musim 1 memperkenalkan wajah-wajah segar dan permainan cerdik, Musim 2 menampilkan aktor-aktor yang lebih mapan, sehingga membatasi rasa penemuan dan kejutan penonton. Acara ini juga sangat bergantung pada rangkaian aksi, seperti baku tembak di paruh kedua, daripada ketegangan psikologis dan konflik karakter rumit yang menentukan musim pertama.

Karakter familiar seperti Sang Woo (Park Hae Soo) dan Sae Byeok (Jung Ho Yeon) dari Musim 1 sangat dirindukan, sementara pemeran utama wanita baru, seperti Won Ji An dan Jo Yu Ri, gagal meninggalkan kesan yang kuat. Gi Hun (Lee Jung Jae) tetap menjadi protagonis yang keras kepala dan membuat frustrasi, sehingga semakin mengurangi pengalaman tersebut.

Komentar sutradara Hwang dalam wawancara itu “Musim 3 akan lebih baik dari Musim 2” telah membuat penggemar bingung. Musim 2, alih-alih berdiri sebagai cerita mandiri, lebih terasa seperti jembatan menuju Musim 3. Sementara karakter utama serial ini bertahan untuk bertransisi ke musim berikutnya, berkurangnya waktu layar mereka dibandingkan dengan Thanos menyisakan banyak hal yang diinginkan.

Meskipun ada kritik, ‘Permainan Cumi 2’ telah memikat khalayak global. Menurut FlixPatrol, serial ini menduduki peringkat pertama dalam kategori acara TV global Netflix dalam waktu tiga hari setelah dirilis. Lagu ini menduduki puncak tangga lagu di 92 negara segera setelah debutnya dan ditambahkan ke Selandia Baru pada hari berikutnya, sehingga totalnya menjadi 93 negara.

Baik pujian maupun kritik mencerminkan kemampuan acara tersebut dalam membangkitkan minat. Pertanyaannya tetap: bisa ‘Permainan Cumi 2’ mengatasi ulasan kerasnya dan mempertahankan momentumnya?

[ad_2]
Sumber: allkpop.com

Berita Lainnya

Tutup