Hubungan AS Memanas, Kanada Dekati Uni Eropa
Kanada mulai membuka opsi untuk mempererat hubungan strategis dengan Uni Eropa (UE) ketika relasinya dengan Amerika Serikat (AS) menghadapi ketegangan akibat perang dagang. Salah satu gagasan yang tengah dijajaki adalah kemungkinan Kanada memperoleh status khusus sebagai associate member atau anggota asosiasi UE.
Rencana tersebut disebut sedang dieksplorasi Perdana Menteri Kanada Mark Carney. Mengutip laporan The Wall Street Journal, Senin (14/9/2026), pembahasan mengenai format hubungan baru dengan UE menjadi bagian dari upaya Ottawa memperluas kerja sama dengan mitra di luar AS.
Status associate member sendiri belum menjadi kategori resmi dalam struktur keanggotaan UE. Namun, blok Eropa tersebut disebut dapat mempertimbangkan bentuk pengaturan khusus yang memungkinkan negara nonanggota memiliki hubungan lebih dekat tanpa harus masuk sebagai anggota penuh.
Carney dijadwalkan berbicara di hadapan Parlemen Eropa di Strasbourg pada Kamis mendatang. Dalam pidato tersebut, ia diperkirakan akan menyampaikan pandangannya mengenai arah hubungan Kanada dan Eropa di tengah perubahan geopolitik serta tekanan ekonomi global.
Pembicaraan Kanada-UE tidak hanya menyentuh aspek politik. Kedua pihak juga disebut tengah membahas perluasan kerja sama perdagangan barang, jasa, dan tenaga kerja. Sejumlah sektor strategis menjadi perhatian, termasuk energi, kecerdasan buatan, pertahanan, serta mineral kritis.
Kerja sama juga diarahkan pada sejumlah proyek infrastruktur dan teknologi. Kanada dan UE membahas kemungkinan pengembangan kabel bawah laut, pusat data, infrastruktur komputasi awan hingga jaringan satelit. Ottawa juga berupaya memperbesar akses ekspor energinya ke pasar Eropa.
Namun, gagasan mengenai status anggota asosiasi menghadapi tantangan institusional. UE memiliki mekanisme dan aturan keanggotaan yang kompleks, sementara konsep associate member belum tersedia sebagai kategori formal dalam struktur blok tersebut.
Perubahan dinamika hubungan transatlantik menjadi salah satu faktor yang membuat gagasan tersebut kembali mendapat perhatian. Kebijakan perdagangan pemerintahan Presiden AS Donald Trump, termasuk penerapan tarif serta ketegangan dalam hubungan AS dengan sejumlah mitra, ikut mendorong negara-negara Eropa dan Kanada mengevaluasi kembali pola kerja sama ekonomi dan strategis mereka.
Gagasan mengenai model keanggotaan khusus sebelumnya juga pernah dikemukakan Kanselir Jerman Friedrich Merz pada tahun ini. Konsep tersebut pada awalnya dikaitkan dengan Ukraina sebagai bentuk hubungan yang lebih dekat dengan UE tanpa harus langsung menjadi anggota penuh.
Kini, model serupa disebut berpotensi dipertimbangkan untuk Kanada. Jika terealisasi, pengaturan tersebut dapat memberikan ruang kerja sama yang lebih luas bagi Ottawa dengan negara-negara UE tanpa mengubah status Kanada sebagai negara di luar blok tersebut.
Di tengah meningkatnya ketegangan dengan Washington, Carney juga dijadwalkan melakukan kunjungan bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Saint-Pierre-et-Miquelon. Wilayah Prancis di Atlantik tersebut berada sekitar 20 kilometer dari pesisir Kanada dan memiliki nilai simbolis dalam hubungan Ottawa-Paris.
Langkah Kanada mendekat ke Eropa menunjukkan bagaimana perubahan hubungan dengan AS mulai menjadi bagian dari kalkulasi kebijakan luar negeri Ottawa. Namun, sejauh ini status associate member masih berupa gagasan yang tengah dijajaki dan belum menjadi keputusan resmi Kanada maupun UE.



