Dodhy Singgung “Kezaliman”
Kangen Band mendadak menjadi sorotan setelah Dodhy Hardiyanto mengumumkan pembubaran grup musik yang ikut dibangunnya sejak 2005. Pernyataan tersebut disampaikan Dodhy melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu (12/9/2026).
Dalam unggahannya, Dodhy menyebut keputusan membubarkan Kangen Band berkaitan dengan persoalan internal yang telah lama dipendam. Ia menggunakan istilah “kezaliman” untuk menggambarkan hal yang disebutnya menjadi alasan di balik keputusan tersebut.
“Bismillah saya dengan sadar menyatakan Kangen Band bubar dikarenakan ada kezoliman di dalamnya,” tulis Dodhy.
Tak hanya mengumumkan pembubaran, Dodhy juga menyatakan dirinya sebagai owner sekaligus founder Kangen Band. Ia kemudian meminta mantan personel maupun event organizer (EO) tidak membawakan lagu-lagu Kangen Band yang merupakan hasil ciptaannya.
“Saya selaku owner dan founder Kangen Band sudah menyimpan rasa sakit ini sekian lama. Untuk para personel yang terlibat dan para EO, dilarang keras member dari ex Kangen Band membawa lagu-lagu ciptaan saya,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut langsung memunculkan tanda tanya karena aktivitas Kangen Band sebelumnya masih terlihat berjalan. Bahkan, akun resmi grup tersebut sempat mengunggah kembali momen penampilan mereka di Queen Elizabeth Stadium, Wanchai, Hong Kong, beberapa jam sebelum Dodhy mengumumkan pembubaran.
Sampai saat ini, belum ada penjelasan lebih rinci mengenai persoalan yang disebut Dodhy sebagai “kezaliman”. Ia juga tidak membeberkan pihak atau peristiwa tertentu yang dimaksud dalam pernyataannya.
Kolom komentar pada unggahan Dodhy diketahui ditutup. Sementara itu, respons dari personel Kangen Band lainnya juga masih dinantikan untuk mengetahui apakah keputusan tersebut merupakan keputusan bersama atau pernyataan sepihak dari Dodhy.
Dodhy sendiri merupakan salah satu figur penting dalam perjalanan Kangen Band. Selain menjadi gitaris, ia dikenal sebagai pendiri sekaligus pencipta sejumlah lagu yang menjadi bagian dari perjalanan grup musik asal Lampung tersebut.
Kangen Band dibentuk di Bandar Lampung pada 4 Juli 2005. Grup tersebut kemudian melejit setelah merilis album perdana Tentang Aku, Kau & Dia pada 2007. Sejumlah lagu yang dikenal luas, antara lain “Tentang Bintang”, “Selingkuh”, dan “Biarkan Aku Menangis”, merupakan karya yang dikaitkan dengan Dodhy.
Salah satu lagu Kangen Band, “Cinta Sampai Mati”, juga kembali mendapat perhatian publik setelah dirilis dan populer pada 2022. Sepanjang perjalanan kariernya, grup tersebut beberapa kali mengalami perubahan formasi, termasuk keluarnya Andika Mahesa pada 2012 sebelum kembali bergabung pada 2021.
Formasi terakhir Kangen Band diketahui melibatkan Andika Mahesa sebagai vokalis, Dodhy Hardiyanto pada gitar, Rustam Wijaya alias Tama sebagai gitar ritme, serta Novri Azwar alias Bebe sebagai bassis.
Kini, masa depan Kangen Band masih menjadi tanda tanya setelah pengumuman Dodhy tersebut. Publik menunggu penjelasan dari personel lainnya maupun pihak manajemen mengenai persoalan internal yang disebut sebagai alasan pembubaran, termasuk status lagu-lagu ciptaan Dodhy setelah keputusan tersebut.



