Ruben Onsu Buka Suara

Ruben Onsu.

Ruben Onsu akhirnya memberikan pernyataan terkait kabar yang menyeret nama Betrand Peto dalam laporan dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) terhadap seorang perempuan di sebuah kelab malam.

Ruben memilih tidak terburu-buru memberikan kesimpulan mengenai perkara tersebut. Ia mengaku membutuhkan waktu untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap, termasuk dengan mendengarkan keterangan Betrand dan orang yang berada di lokasi kejadian.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (13/9/2026), Ruben menyampaikan permintaan maaf kepada publik karena baru memberikan tanggapan setelah pemberitaan mengenai kasus tersebut beredar.

“Tadi malam, saya menunggu Onyo pulang setelah syuting larut malam. Siang ini, saya juga akan mendengarkan penjelasan dari temannya yang berada di lokasi kejadian, agar mendapat informasi lebih lengkap untuk memahami kondisi sebenarnya,” ujar Ruben.

Ia juga meminta masyarakat tidak terburu-buru membuat spekulasi maupun menarik kesimpulan terkait laporan yang telah dibuat oleh pihak perempuan. Laporan tersebut diketahui diajukan ke Polda Metro Jaya pada 12 September 2026.

Menurut Ruben, pihak keluarga akan berupaya mengikuti proses yang berjalan dan memberikan keterangan apabila diperlukan. Ia menegaskan tidak ingin menutupi fakta apabila nantinya terdapat informasi yang dapat menjelaskan perkara tersebut secara utuh.

“Percayalah kami tidak akan menutup-nutupi apa yang terjadi sebenarnya. Sesuai bukti-bukti yang ada, kami akan berusaha untuk tetap kooperatif dan memberikan keterangan serta melakukan hal-hal yang diperlukan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Ruben kembali meminta semua pihak memberikan ruang bagi proses penanganan perkara. Menurutnya, informasi yang belum terverifikasi sebaiknya tidak dijadikan dasar untuk memberikan penilaian terhadap pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan.

“Sekali lagi, kami memohon maaf atas pemberitaan tersebut dan atas segala hal yang mungkin menimbulkan ketidaknyamanan. Terima kasih atas pengertian dan perhatian semuanya,” pungkas Ruben.

Kasus tersebut kini menjadi perhatian publik setelah laporan dugaan TPKS dibuat di Polda Metro Jaya. Namun, dugaan maupun keterkaitan pihak tertentu dalam perkara tersebut masih harus dibuktikan melalui proses hukum dan penyelidikan aparat kepolisian.

Hingga saat ini, pernyataan Ruben menunjukkan bahwa pihak keluarga masih berupaya mengumpulkan informasi mengenai kejadian sebenarnya. Mereka juga menyatakan kesediaan untuk kooperatif apabila dimintai keterangan oleh pihak berwenang.

Berita Lainnya

Jennie BLACKPINK Kena Imbas

Muhamad Noer Hikam
0
bb42e85b756e494c8bd17e5c328494d2

Dodhy Singgung “Kezaliman”

Muhamad Noer Hikam
0
23310a5045a044e2ade0b7acd35169eb

Kangen Band Bubar?

Muhamad Noer Hikam
0
cbff6075a88c4c289e90bc36294570d3 Sedang
Tutup