Keluarga Minta Tak Ada Peringatan Setahun Wafat Affan Kurniawan
Keluarga almarhum driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan meminta tidak ada kegiatan peringatan secara terbuka untuk mengenang satu tahun wafatnya Affan pada 28 Agustus 2026.
Keluarga menegaskan tidak berkenan jika foto, konten, maupun kegiatan yang mengatasnamakan Affan digunakan dalam momentum tersebut. Keluarga hanya menginginkan doa untuk almarhum dan pengajian sederhana.
Hal tersebut ditegaskan ayah Affan, Zulkifli, yang didampingi istrinya, Erlina, saat merespons kabar adanya rencana peringatan satu tahun wafatnya Affan.
“Kami keluarga juga tidak berkenan foto almarhum, konten-konten tentang almarhum dan kegiatan apa pun yang mengatasnamakan almarhum,” kata Zulkifli dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (13/8/2026).
Zulkifli berharap seluruh rekan seprofesi Affan maupun masyarakat luas dapat menghormati keputusan keluarga dan tidak menggelar peringatan secara berlebihan.
Menurutnya, keluarga memahami niat rekan-rekan Affan yang ingin mengenang almarhum. Namun, keluarga memilih agar momentum satu tahun wafat Affan cukup diisi dengan doa.
“Saya sekeluarga mengerti dan memahami semangat dari rekan-rekan almarhum, tapi kami dari pihak keluarga hanya meminta doa kepada rekan-rekan untuk almarhum agar dilapangkan kuburnya, diampuni dosanya dan diterima amal ibadannya,” ucap Zulkifli.
Keluarga pun berencana menggelar pengajian sederhana sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa bagi Affan.
Zulkifli meminta rekan-rekan almarhum untuk memahami dan menghormati keputusan tersebut demi ketenangan keluarga.
Affan Kurniawan meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat demonstrasi yang berlangsung di kawasan Pejompongan, Jakarta, pada 28 Agustus 2025.
Peristiwa tersebut sempat terekam dan menyebar luas di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, Affan terlihat terjatuh di tengah jalan sebelum kendaraan rantis Brimob melintas dan melindasnya.
Setelah kejadian tersebut, kendaraan rantis tetap melaju meninggalkan lokasi. Sejumlah warga dan pengemudi ojol kemudian mengejar kendaraan tersebut.
Massa terlihat melemparkan batu dan kayu ke arah kendaraan, sementara rantis terus bergerak meninggalkan lokasi.
Kematian Affan dalam peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian publik dan memicu berbagai reaksi.
Kini, menjelang satu tahun wafatnya Affan, keluarga meminta seluruh pihak tidak menggelar kegiatan yang mengatasnamakan almarhum tanpa persetujuan keluarga.



