Lippo Cikarang Kembangkan Ekosistem Kreatif Lewat Art District

Selain pameran seni, Art District 2026 juga menghadirkan beragam aktivitas menarik seperti creative market, bazar kuliner, workshop kreatif, hingga berbagai pengalaman interaktif yang dapat dinikmati seluruh kalangan.

Lippo Cikarang Cosmopolis (LCC) kembali menghadirkan ruang kreatif bagi masyarakat melalui penyelenggaraan Art District 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 12–14 Juni 2026 di Marketing Gallery District 2 Meikarta tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan kawasan yang tidak hanya berfungsi sebagai hunian, tetapi juga ruang interaksi, kolaborasi, dan pengembangan kreativitas.

Mengusung konsep yang menggabungkan seni, edukasi, komunitas, dan pengalaman interaktif, Art District 2026 dirancang sebagai wadah bagi masyarakat untuk mengeksplorasi ide, menampilkan karya, serta membangun jejaring kreatif dalam suasana yang inklusif.

Presiden Direktur Lippo Cikarang, Agus Arismunandar, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan yang hidup dan memberikan nilai tambah bagi penghuni maupun masyarakat luas.

“Melalui Art District 2026, kami ingin menghadirkan ruang eksploratif yang dapat menjadi tempat bertemunya ide, kreativitas, dan kolaborasi. Kami percaya seni memiliki peran penting dalam membangun kawasan yang lebih hidup, inklusif, dan inspiratif,” ujar Agus.

Art District 2026 tidak hanya menghadirkan karya para seniman profesional, tetapi juga melibatkan pelajar dan komunitas kreatif dari berbagai institusi pendidikan di wilayah Cikarang. Sejumlah karya ditampilkan dalam area pameran khusus sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas generasi muda.

Beberapa institusi yang berpartisipasi antara lain Universitas Paramadina, Sekolah Tunas Bangsa, Don Bosco III, serta sejumlah sekolah lainnya yang turut menampilkan karya para pelajar berbakat.

Untuk memberikan ruang lebih luas kepada para peserta muda, panitia menyediakan Dedicated Board yang menjadi area khusus untuk memamerkan karya-karya terbaik hasil seleksi. Pengunjung dapat melihat langsung berbagai hasil kreasi yang ditampilkan selama acara berlangsung.

Selain pameran seni, Art District 2026 juga menghadirkan beragam aktivitas menarik seperti creative market, bazar kuliner, workshop kreatif, hingga berbagai pengalaman interaktif yang dapat dinikmati seluruh kalangan.

Menurut Agus, keterlibatan seniman, pelajar, dan komunitas dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong tumbuhnya ekosistem kreatif di kawasan Cikarang dan sekitarnya.

“Kami berharap Art District 2026 dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk berani menampilkan karya, belajar dari para seniman, serta merasakan bahwa kreativitas dapat tumbuh dari ruang-ruang yang dekat dengan kehidupan sehari-hari,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Lippo Cikarang ingin menghadirkan ruang publik yang mampu mempertemukan seni, pendidikan, komunitas, dan masyarakat dalam satu pengalaman yang inspiratif sekaligus bermakna.

Art District 2026 terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi tanpa biaya, sehingga masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk menikmati berbagai karya serta aktivitas kreatif yang ditampilkan selama acara berlangsung.

Tutup