Tantangan Surat Ad-Dhuha di Booth Newport Viral, Ini Klarifikasi Ega
Klarifikasi disampaikan Ega terkait video viral yang memperlihatkan tantangan melafalkan Surat Ad-Dhuha dengan imbalan produk minuman beralkohol di sebuah festival musik. Ega menegaskan, aksi tersebut bukan bagian dari materi promosi maupun arahan resmi dari pihak brand.
Melalui akun Threads pribadinya, Ega menjelaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung secara spontan saat dirinya berinteraksi dengan pengunjung di area booth Newport ketika acara memasuki waktu jeda.
Peristiwa itu kemudian menjadi sorotan setelah potongan video beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terdengar ajakan kepada pengunjung untuk melafalkan Surat Ad-Dhuha. Pengunjung yang dinilai mampu menghafalkan surat tersebut dengan benar disebut akan mendapatkan produk minuman beralkohol secara gratis.
Konten tersebut memicu reaksi keras dari masyarakat dan sejumlah organisasi kemasyarakatan. Aksi tersebut dinilai tidak etis karena mempertemukan simbol atau materi keagamaan dengan promosi produk beralkohol.
Ega kemudian memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian. Menurut dia, saat tengah berinteraksi dengan pengunjung, seorang audiens yang mengenakan atasan berwarna putih secara tiba-tiba mengambil mikrofon yang sedang dipegangnya.
“Audiens tersebut langsung memberikan sayembara melafalkan salah satu surat kepada pengunjung lain dengan imbalan yang ditawarkan oleh audience tersebut,” tulis Ega dalam surat pernyataan tertulisnya, dikutip Selasa (11/8/2026).
Ega menyatakan tantangan tersebut merupakan inisiatif spontan dari pengunjung dan bukan bagian dari konsep ataupun materi promosi resmi brand. Ia juga menegaskan pihak brand tidak terlibat dalam aksi tersebut.
“Melalui pesan ini pula, saya menegaskan bahwa pihak brand tidak memiliki sangkut paut atas kejadian tersebut,” ujarnya.
Meski demikian, Ega menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang muncul. Ia mengakui dirinya tidak dapat mengantisipasi aksi spontan pengunjung tersebut ketika berlangsung.
“Sekali lagi, saya secara pribadi menyatakan permohonan maaf karena tidak mampu mengontrol aksi spontan dari audiens tersebut, sehingga menimbulkan kegaduhan,” pungkasnya.
Klarifikasi tersebut disampaikan Ega di tengah sorotan publik terhadap video yang beredar. Hingga kini, peristiwa tersebut menjadi perhatian karena menyangkut penggunaan materi keagamaan dalam konteks kegiatan yang berkaitan dengan produk minuman beralkohol.



