Kemnaker Gandeng Indosat dan Wadhwani Perkuat SDM

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.

Kementerian Ketenagakerjaan memperluas strategi penguatan pasar kerja nasional melalui kemitraan lintas sektor. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama antara Kemnaker, Wadhwani Foundation, dan PT Indosat Tbk di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan yang semakin kompleks, terutama akibat percepatan digitalisasi dan perubahan kebutuhan industri. Fokus utamanya mencakup peningkatan kompetensi SDM, pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), hingga perluasan akses kerja yang lebih inklusif.

Program kerja sama ini tidak hanya berhenti pada pelatihan dasar, tetapi juga menyasar pembentukan ekosistem talenta melalui pengembangan Talent and Innovation Hub (TIH). Konsep ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan, pelatihan, dan kebutuhan riil industri.

Melalui TIH, peserta didorong tidak sekadar menjadi pencari kerja, melainkan juga pencipta peluang usaha. Penguatan keterampilan digital, kewirausahaan, hingga pembelajaran berbasis proyek menjadi bagian inti dalam skema ini, termasuk bagi tenaga kerja penyandang disabilitas.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menilai, transformasi dunia kerja saat ini berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan kesiapan sebagian tenaga kerja. Kondisi ini memunculkan kesenjangan antara kompetensi yang dimiliki dengan kebutuhan industri.

“Dunia kerja tengah mengalami disrupsi besar akibat teknologi dan digitalisasi. Ini menciptakan gap yang harus segera dijembatani,” ujarnya.

Ia menegaskan, Indonesia berada pada momentum bonus demografi yang tidak akan datang dua kali. Tanpa strategi yang tepat, potensi tersebut justru berisiko berubah menjadi beban ekonomi.

Menurut Yassierli, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memastikan kesiapan tenaga kerja menghadapi perubahan tersebut. Pendekatan yang diambil harus terintegrasi, adaptif, dan berbasis teknologi.

Selain peningkatan kompetensi, kerja sama ini juga menyasar integrasi layanan ketenagakerjaan digital, termasuk platform seperti SIAPKerja dan JobReady, guna memperluas akses informasi dan peluang kerja bagi masyarakat.

Tutup