Reshuffle Kelima Presiden Prabowo Subianto, Dudung Jadi Kepala Staf Kepresidenan
Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih melalui reshuffle kelima yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/4/2026). Langkah ini menandai penataan ulang sejumlah posisi strategis di lingkungan pemerintahan.
Dalam reshuffle tersebut, sebanyak enam pejabat baru resmi dilantik untuk mengisi jabatan penting yang berkaitan dengan koordinasi kebijakan, komunikasi pemerintah, hingga pengendalian sektor strategis nasional.
Salah satu nama yang dilantik adalah Muhammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Posisi ini dinilai krusial dalam penguatan agenda keberlanjutan pemerintah.
Selain itu, Hanif Faisol Nurofiq dipercaya mengisi jabatan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, memperkuat koordinasi sektor pangan yang menjadi prioritas nasional.
Perubahan signifikan juga terjadi di lingkaran Istana, di mana Dudung Abdurachman dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan, menggantikan Muhammad Qodari yang kini beralih memimpin Badan Komunikasi Pemerintah.
Pergantian posisi antara Dudung dan Qodari menjadi salah satu sorotan utama, mengingat keduanya memiliki peran strategis dalam penguatan komunikasi dan koordinasi kebijakan pemerintah.
Di sektor komunikasi, Presiden juga menunjuk Hasan Nasbi sebagai Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, yang diharapkan dapat memperkuat strategi komunikasi publik pemerintah.
Sementara itu, Abdul Kadir Karding dilantik sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia, posisi yang penting dalam pengawasan lalu lintas komoditas dan ketahanan pangan nasional.
Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 51 P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat negara di lingkungan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.
Dalam prosesi resmi di Istana Negara, Presiden memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan yang diikuti para pejabat yang dilantik sebagai bentuk komitmen terhadap konstitusi dan tanggung jawab publik.
Usai pengambilan sumpah, para pejabat menandatangani berita acara pelantikan dan menerima ucapan selamat dari Presiden serta jajaran menteri, menandai dimulainya tugas baru dalam pemerintahan.



