Wendi Cagur Sentil Pemerintah

Wendi Cagur

Komedian Wendi Cagur menyoroti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia. Ia meminta pemerintah mempertimbangkan penetapan status bencana nasional apabila kondisi di lapangan memang memenuhi kriteria yang diperlukan.

Melalui unggahan di media sosial, Wendi menggambarkan dampak kabut asap yang dinilainya semakin menyulitkan kehidupan warga, terutama di Kalimantan, Sumatra, hingga Papua. Selain mengganggu pernapasan, asap yang menyelimuti sejumlah wilayah juga mengurangi jarak pandang.

“Kalau memang sudah waktunya, dan memang sepertinya sudah seharusnya kejadian ini dijadikan bencana nasional,” kata Wendi dalam unggahan Instagram-nya.

Ia berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap kondisi masyarakat yang terdampak polusi udara. Menurutnya, situasi tersebut tidak seharusnya diabaikan ketika warga harus menghadapi dampak kabut asap dalam aktivitas sehari-hari.

Wendi juga menyinggung penyebab munculnya titik-titik api yang memicu karhutla. Ia mempertanyakan apakah kebakaran terjadi akibat faktor alam atau ada unsur kesengajaan dari pihak tertentu.

“Walaupun bisa dibilang ini bencana ya tapi kita enggak pernah tahu penyebabnya, apakah betul-betul dari alam atau perbuatan dari orang-orang yang gua enggak ngerti yang ada di otaknya apa,” ujarnya.

Ia menilai dampak karhutla tidak hanya dirasakan masyarakat di wilayah yang terbakar. Asap yang terbawa angin juga dapat menyebar hingga ke negara tetangga, sehingga persoalan ini memiliki dampak yang lebih luas.

Di tengah kondisi tersebut, Wendi menyampaikan simpati kepada warga yang terdampak serta mendoakan para petugas pemadam kebakaran yang berupaya menangani api di lapangan.

Ia juga berharap penyebab kebakaran dapat diketahui secara jelas. Jika ditemukan unsur kesengajaan, Wendi meminta pihak yang bertanggung jawab mendapatkan hukuman yang setimpal.

“Semoga ini benaran kebakaran ya bukan dibakar. Karena kalau sampai semua berawal dari dibakar, semoga yang melakukannya mendapatkan hukuman yang setimpal, paling enggak kalau enggak di sini, [hukuman] di atas,” tegasnya.

Pernyataan Wendi menjadi sorotan di tengah kekhawatiran terhadap dampak karhutla dan kabut asap. Meski demikian, dugaan pembakaran yang disinggungnya tetap perlu dibuktikan melalui penyelidikan dan penegakan hukum oleh pihak berwenang.

Berita Lainnya

Tasya Farasya Perluas Bantuan

Muhamad Noer Hikam
0
C77E9A28 40CD 4AA2 8C0D 3084DF7B6810
0
44452f43f88e41c18c489d6fbcac8529
0
IMG 2394
Tutup