Festival Budaya di Gading Serpong Diterjang Badai

Perhelatan Pesta Budaya Rakyat Paramount Gading Serpong yang digelar di kawasan Boulevard Altadena Paramount Gading Serpong.

Perhelatan Pesta Budaya Rakyat Paramount Gading Serpong yang digelar di kawasan Boulevard Altadena Paramount Gading Serpong mendadak terganggu akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut pada Minggu (5/4/2026).

Acara yang berlangsung selama dua hari, sejak Sabtu (4/4), sejatinya dirancang sebagai ruang apresiasi budaya Nusantara. Berbagai pertunjukan seni, mulai dari musik tradisional, tarian daerah, hingga sajian kuliner khas Indonesia, dihadirkan untuk menarik partisipasi masyarakat luas.

Kegiatan yang dibuka sejak pukul 08.00 hingga 22.00 WIB itu awalnya berjalan lancar dan dipadati pengunjung. Namun, kondisi berubah drastis ketika hujan deras disertai angin kencang tiba-tiba menerjang area acara.

Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan tenda-tenda bazar roboh dan berantakan akibat terpaan angin. Beberapa stand bahkan terlihat rusak parah, dengan perlengkapan dagangan berserakan di lokasi.

“Stand bazaar di Gading Serpong porak-poranda diterjang angin kencang,” demikian keterangan dalam unggahan video yang viral.

Situasi tersebut memicu kepanikan di antara pengunjung dan pelaku usaha yang turut meramaikan bazar. Sebagian besar pengunjung bergegas mencari tempat aman untuk menghindari terpaan hujan dan angin.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait korban luka maupun kerugian material secara rinci akibat insiden tersebut.

Pihak penyelenggara juga belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kerusakan maupun langkah penanganan yang akan dilakukan pascakejadian.

Insiden ini menjadi catatan penting bagi penyelenggaraan acara luar ruang, khususnya dalam mengantisipasi risiko cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

Di sisi lain, perhelatan budaya seperti ini tetap dinilai penting sebagai upaya melestarikan kekayaan tradisi lokal, sekaligus memperkuat interaksi sosial di tengah masyarakat urban.

Tutup