Pevita Pearce Bawa Gaya Elegan ke Sirkuit

Pevita Pearce

Atmosfer Formula 1 identik dengan racing suit, sneakers, dan gaya sporty yang dinamis. Namun, Pevita Pearce memilih pendekatan berbeda ketika hadir di Bahrain Grand Prix 2026 di Sepang International Circuit, Malaysia.

Alih-alih mengikuti estetika motorsport secara harfiah, Pevita justru membawa nuansa quiet luxury melalui busana satin bernuansa cokelat. Penampilannya terlihat feminin, rapi, dan modern tanpa dipenuhi aksesori berlebihan.

Kesan tersebut muncul dari pilihan busana yang mengandalkan material dan siluet. Pevita mengenakan blouse satin cokelat berlengan panjang dengan potongan yang mengikuti bentuk tubuh. Kerah serta deretan kancing memberikan struktur, sementara permukaan satin menciptakan efek kilau ketika terkena cahaya.

Atasan tersebut kemudian dipadukan dengan rok satin panjang dalam warna senada. Kombinasi monokrom membuat tampilan terlihat lebih sleek sekaligus mempertahankan karakter understated luxury.

Tas Biru Jadi Aksen Kontras

Kesederhanaan palet cokelat justru membuat salah satu aksesori Pevita menjadi lebih menonjol.

Ia membawa Fendi Peekaboo ISeeU Small Selleria berwarna biru. Warna tersebut memberikan kontras di antara dominasi cokelat, sekaligus menjadi pop of color yang membuat keseluruhan penampilan tidak terlihat monoton.

Tas tersebut membawa karakter khas lini Selleria Fendi melalui detail jahitan tangan. Model Peekaboo ISeeU Small juga memiliki dua kompartemen interior dan dapat digunakan dengan cara dijinjing maupun dikenakan menggunakan strap sebagai tas bahu atau crossbody.

Dengan harga yang disebut berada di kisaran Rp109 jutaan, tas tersebut menjadi salah satu elemen luxury yang memperkuat penampilan Pevita di area sirkuit.

Aksesori Minimalis

Pevita tidak menambahkan banyak perhiasan untuk melengkapi busananya. Sebuah kalung tipis berwarna silver dan jam tangan bergaya klasik sudah cukup memberikan aksen.

Pendekatan minimalis tersebut membuat material satin tetap menjadi pusat perhatian. Tidak ada kesan berlebihan meski busana memiliki permukaan mengilap dan siluet yang cukup feminin.

Pada kesempatan lain di area sirkuit, Pevita juga terlihat mengenakan kacamata hitam berbingkai slim. Aksesori tersebut memberikan sedikit nuansa sporty-chic yang menyatu dengan lingkungan Formula 1.

Makeup Natural dan Rambut Sederhana

Gaya busana yang elegan kemudian diseimbangkan dengan riasan wajah yang natural. Pevita memilih complexion dengan hasil halus dan glowing, disertai warna-warna hangat pada bagian mata dan pipi.

Blush bernuansa peachy-brown memberikan warna pada wajah, sementara bibir menggunakan rona rosy nude dengan hasil sedikit glossy. Riasan tersebut tidak dibuat terlalu dramatis sehingga tetap mempertahankan kesan fresh.

Rambut panjangnya dibiarkan tergerai dengan belahan tengah. Tekstur lurus dengan sedikit lengkungan di bagian ujung memberikan kesan clean sekaligus membingkai wajah secara natural.

Keseluruhan beauty look tersebut memperkuat konsep yang dibawa Pevita: semakin sederhana detailnya, semakin kuat kesan polished yang dihasilkan.

Penampilan Pevita di Formula 1 menunjukkan bahwa gaya untuk menghadiri ajang motorsport tidak harus selalu diterjemahkan melalui pakaian sporty. Material satin, palet warna yang tenang, aksesori minimalis, dan satu tas berwarna kontras justru mampu menciptakan karakter yang berbeda.

Di tengah hiruk-pikuk sirkuit yang dipenuhi elemen teknis dan nuansa balap, Pevita tampil dengan pendekatan yang lebih lembut. Hasilnya adalah gaya quiet luxury yang tetap terasa relevan dengan suasana Formula 1 tanpa kehilangan identitas personalnya.

Tutup