Pemerintah Hitung Anggaran Kuliah Gratis PTN

Ilustrasi kuliah online: Google.

Rencana menggratiskan biaya pendidikan di perguruan tinggi negeri (PTN) mulai memasuki tahap penghitungan kebutuhan pembiayaan. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkirakan anggaran yang diperlukan mencapai Rp93,74 triliun.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan angka tersebut merupakan hasil kalkulasi untuk membiayai pendidikan sekitar 2,83 juta mahasiswa yang saat ini tercatat di PTN.

“Terkait dengan kebutuhan anggaran untuk menggratiskan seluruh PTN, kami sudah menghitung itu nilainya Rp 93.742.969.840.000,” kata Brian dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Senin (21/9/2026).

Perhitungan itu mencakup mahasiswa PTN pada jalur vokasi maupun akademik. Jenjang pendidikan yang masuk dalam kalkulasi antara lain D3, D4, dan S1, dengan total 2.833.169 mahasiswa.

Brian mengatakan hasil penghitungan tersebut selanjutnya menjadi bahan pembahasan pemerintah bersama Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah juga masih menyiapkan sejumlah alternatif skema, termasuk kemungkinan penerapan kebijakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal negara.

“Ini akan kami bawa kepada rapat bersama Pak Presiden nanti seperti apa, meskipun memang ada skenario-skenario untuk tahapan dan seterusnya,” ujar Brian.

Rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo yang sebelumnya menyampaikan keinginannya agar pendidikan pada satuan pendidikan negeri, termasuk perguruan tinggi negeri, dapat diakses secara gratis. Pada 23 September 2026, Prabowo memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka untuk membahas percepatan rencana tersebut.

Dalam rapat tersebut, pemerintah membahas sejumlah opsi untuk menjalankan pendidikan tinggi gratis. Presiden meminta program tersebut disiapkan secepat mungkin, tetapi tetap memperhatikan tahapan pelaksanaan dan kemampuan fiskal negara.

Kebutuhan anggaran juga menjadi perhatian ketika kebijakan pendidikan gratis diperluas ke jenjang pendidikan dasar dan menengah. Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati menyebut pembebasan biaya pendidikan untuk SD dan SMP negeri membutuhkan anggaran lebih dari Rp300 triliun.

“Kalau di Dikdasmen, SD-SMP gratis itu Rp 300 triliun lebih. Rp 300 triliun lebih itu total,” kata Esti dalam rapat kerja tersebut.

Menurut Esti, besarnya kebutuhan pembiayaan membuat pemerintah perlu menyusun perhitungan secara cermat. Ia juga membuka kemungkinan agar pelaksanaan kebijakan dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan anggaran.

“Saya kira ini juga menjadi sebuah hal yang memang harus diperhitungkan dengan cermat oleh Dikti yang kemudian kita bisa melakukan secara bertahap,” lanjutnya.

Dengan demikian, kebutuhan pembiayaan untuk pendidikan gratis menjadi salah satu aspek utama yang masih harus dimatangkan pemerintah. Untuk jenjang PTN saja, kalkulasi awal Kemdiktisaintek mencapai Rp93,74 triliun untuk sekitar 2,83 juta mahasiswa, sementara skema, tahapan pelaksanaan, dan sumber pembiayaan masih menjadi bagian dari pembahasan pemerintah.

Tutup