Partai Nasdem Siapkan 3 Nama Calon Presiden, Surya Paloh Pilih Ridwan Kamil?

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Foto: Instagram

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh akan menyiapkan tiga nama tokoh calon presiden (capres) untuk maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

“Saya pikir tidak lebih dari tiga nama lah, tidak lebih dari tiga,” kata Surya usai Peresmian NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa (22/2/2022).

Meski begitu, menurut Surya, Partai NasDem masih terbuka untuk para capres yang akan diusung oleh partainya.

Sementara saat ditanya soal Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang akan masuk di jajaran tiga nama itu, Surya belum dapat memastikan.

“Belum dipastikan (RK), seperti yang saya katakan belum dipastikan tapi pasti namanya semua kandidat tanpa ada proses kristalisasi pengerucutan salah itu, maka maksimum tiga nama,” ujarnya.

Menurut Surya, sosok-sosok potensial yang bisa maju ke kontestasi nasional akan diberi akomodasi oleh Badan pemenangan pemilu (Bappilu) Partai NasDem.

“Siapa pun anak bangsa ini yang mempunyai obsesi, ambisi untuk menjadi publik figur yang kuat kokoh hingga mereka sampai pada jenjang yang paling teratas dalam struktur sistem pemerintahan,” tuturnya.

Surya juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengumumkan nama-nama yang akan diusung oleh partainya.

Hal itu menurutnya, karena mekanisme konvensi yang akan dilakukan partainya terbentur banyak faktor yang memungkinkan forum tersebut tak terlaksana.

“NasDem harus mengakui konvensi masih terbentur pada faktor ini dan dia tidak mengeksplorasi ini lebih jauh karena waktu dan tenaga yang ada,” ungkapnya.

Adapun salah satu faktor terbenturnya konvensi adalah tidak ada capres yang dinilai partainya memenuhi syarat.

“Kenapa NasDem membuat konvensi kalau akhirnya tidak ditetapkan dan tidak berhasil diantarkan sebagai calon resmi yang diakui oleh KPU berdasarkan konstitusi dan undang-undang yang ada,” paparnya.

Pertarungan politik pada 2024, kata Surya, akan semakin keras dan sulit mengingat tidak hanya Partai NasDem yang memiliki obsesi untuk menang, melainkan peserta pemilu lainnya juga akan bertarung.

“Kalau ingin mencapai objektif yang kita harapkan tentu diperlukan seluruh ‘effort’ tidak bisa setengah-setengah. Jadi, pembangunan infrastruktur partai yang sejak awal ini dan ketika kita sudah memiliki bagaimana kita merawatnya,” ucapnya.

Kemudian, tambah dia, yang kalah pentingnya bagaimana proses rekrutmen para tokoh baik itu tokoh formal menjadi tokoh-tokoh informal yang bisa diupayakan sedemikian rupa dengan menawarkan gagasan hingga NasDem menjadi tempat pilihan bagi mereka.

Editor: M. Hafid

Tutup