Misteri Hadiah Nanik ke Sony Sonjaya Belum Terjawab
Pelantikan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik S Deyang, di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026), diwarnai pertanyaan mengenai sosok mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya. Namun, Nanik memilih tidak memberikan tanggapan saat ditanya terkait “hadiah” yang disebut-sebut diberikan kepada Sony.
Sesaat setelah prosesi pelantikan berakhir, Nanik langsung meninggalkan area Istana dan berjalan menuju kendaraan dinas yang telah menunggunya. Sejumlah wartawan yang berada di lokasi berupaya meminta klarifikasi mengenai unggahan Sony yang belakangan ramai menjadi perbincangan publik.
“Ibu, hadiahnya apa untuk Pak Sony? Bisa dijelaskan?” tanya sejumlah wartawan yang mencoba menghentikan langkah Nanik.
Meski terus mendapat pertanyaan, Nanik tidak memberikan respons. Ia langsung masuk ke dalam mobil dan meninggalkan kompleks Istana tanpa menyampaikan keterangan kepada media.
Sorotan terhadap isu tersebut bermula dari unggahan Sony Sonjaya di media sosial. Melalui akun Instagram pribadinya, ia membagikan foto secarik kertas berisi tulisan tangan yang memuat ucapan selamat kepada Nanik atas jabatan barunya sekaligus ungkapan terima kasih atas sesuatu yang disebut sebagai “hadiah”.
Unggahan itu segera menarik perhatian publik karena muncul pada hari yang sama ketika Kejaksaan Agung menetapkan Sony sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Meski isi tulisan tersebut tidak menjelaskan secara rinci apa yang dimaksud dengan “hadiah”, kemunculannya memicu berbagai spekulasi di ruang publik. Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari Sony maupun Nanik mengenai makna pesan tersebut.
Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, juga menolak memberikan penjelasan lebih jauh ketika dimintai keterangan oleh wartawan.
“Dia bilang, ‘Kau tanyakan sendirilah dengan orangnya’,” ujar Krisna saat ditemui di Kejaksaan Agung, Senin (8/6/2026).
Pernyataan tersebut semakin menambah tanda tanya mengenai isi dan maksud pesan yang diunggah Sony. Terlebih, unggahan itu muncul di tengah proses hukum yang sedang berjalan dan pergantian kepemimpinan di tubuh BGN.
Sampai saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Nanik maupun Sony terkait konteks “hadiah” yang dimaksud. Akibatnya, isu tersebut terus menjadi perhatian publik dan memunculkan beragam spekulasi di media sosial maupun ruang pemberitaan.





