MBG Ala Karang Taruna, Warga Cakung Diajak Gemar Membaca

Karang Taruna Unit 005 Kelurahan Cakung Barat menggelar kegiatan Membaca Buku Gratis (MBG) pada Minggu (21/6/2026).

Memanfaatkan area Taman Gapura Cakung, Jakarta Timur, Karang Taruna Unit 005 Kelurahan Cakung Barat menggelar kegiatan Membaca Buku Gratis (MBG) pada Minggu (21/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja.

Mengusung tema “Generasi Muda Literasi: Sahabat Literasi untuk Semua Generasi”, kegiatan ini menghadirkan ruang belajar terbuka yang dapat diakses masyarakat secara gratis. Berbagai buku bacaan disediakan untuk mendorong minat membaca sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih edukatif.

Pengurus Karang Taruna Unit 005 Cakung Barat yang juga penggiat literasi pemuda, Ahmad Zakaria, mengatakan pembangunan generasi unggul dapat dimulai dari lingkungan terdekat melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana yang berdampak positif.

“Daripada terlalu jauh berbicara tentang Indonesia Emas, mungkin kita bisa memulai dari hal yang paling dekat, yakni bertanya kepada diri sendiri, generasi di lingkungan tempat tinggal kita ini mau dibawa ke mana,” ujar Ahmad.

Ia menilai perubahan besar tidak selalu harus dimulai dari program berskala besar. Menurutnya, langkah kecil yang dilakukan secara konsisten justru dapat menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Mengutip buku Atomic Habits karya James Clear, Ahmad menyebut perubahan positif lahir dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Ketika ada beberapa anak muda yang mau bergerak, belajar, dan peduli terhadap lingkungannya, semangat itu dapat menular kepada yang lain. Dari situlah budaya belajar, membaca, dan berkarya bisa tumbuh bersama,” katanya.

Melalui program yang diberi nama Kawan Baca, Karang Taruna berharap masyarakat memiliki ruang alternatif untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan yang produktif dan bermanfaat.

“Keberadaan Kawan Baca diharapkan menjadi ruang edukatif yang mampu mendorong masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, untuk memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat,” jelas Ahmad.

Ia menambahkan, Kawan Baca tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca buku, tetapi juga dapat menjadi wadah berkumpul, berdiskusi, bertukar ide, dan berbagi pengetahuan antarwarga.

“Selain sebagai tempat membaca, Kawan Baca juga dapat menjadi wadah berkumpul, berdiskusi, dan berbagi pengetahuan sehingga tercipta lingkungan yang gemar belajar dan mencintai literasi,” tutupnya.

Tutup