Kohati Tanah Laut Cerdaskan Anak Bangsa

Korps HMI Tanah Laut kegiatan mengajar, FOTO: TERKENAL/Alvera Fernanda Sari.

TANAH LAUT – KOHATI (Korps HMI Wati) Tanah Laut  menggelar kegiatan mengajar kepada anak panti asuhan dan buka bersama di Asrama Palaihari pada Sabu 23 April 2022 kemarin.

“KOHATI merupakan badan yang diharapkan mampu mengakselerasi kan tujuan Himpunan Mahasiswa Islam Terbinanya Muslimah berkualitas Insan Cita,” kata Monica Nur Kholifah dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Monica, Peran kohati diarahkan pada pembinaan dan peningkatan kualitas baik akhlak, intelektual, keterampilan, kepemimpinan, keorganisasian, persiapan keluarga yang sejahtera serta beberapa kualitas lain yang menjadi kebutuhan atas dasar itu di lingkup kegiatan HMI dan lingkup kehidupan bermasyarakat.

“Peranan Kohati di arahkan untuk mempersiapkan HMI Wati agar mampu berperan secara optimal, baik dalam peran sebagai Puteri, istri, ibu dan anggota masyarakat yg bertanggung jawab dalam memperjuangkan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, keperempuanan dan anak,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, Dalam sebuah Syair Arab menyatakan bahwa “perempuan adalah tiang negara bila kaum perempuannya baik (berakhlakul Karimah), maka negaranya baik dan bila perempuannya rusak (mazmumah) maka rusaklah negara nya memaknai hal tersebut maka Korps HMI-Wati (KOHATI) di tuntut untuk menguasai ilmu agama, IPTEK, serta keterampilan yang tinggi dengan senantiasa menyadari fitrahnya.

Diketahui selain mengajar, KOHATI melakukan buka puasa bersama saat bulan ramadhan untuk terus berupaya kebaikan dibulan suci.

“Ada 15 anak panti yg mengikuti kegiatan kohati mengajar dan buka puasa bersama, Yang terlibat dalam kegiatan ini pengurus dan anggota kohati beserta HMI kabupaten Tanah Laut. Kemudian kita bergerak bersumber dana donatur pemerintah dan Korps Alumni HMI (KAHMI) Kabupaten Tanah Laut,” kata dia.

Ketua Kohati ini berharp para perempuan Himpunan Mahasiswa Islam dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas dan peranannya sehingga memiliki watak dan kepribadian yang teguh, kemampuan profesional dan mandiri.

“Serta harapan untuk anak anak panti asrama Pelaihari di harapkan pembelajaran yang di berikan kepada anak anak panti, Dapat menstimulasi berbagai aspek kecerdasan perkembangan pada anak. Lalu pesan untuk perempuan menjadi perempuan tidak cukup hanya dengan kecantikan, Perempuan harus memiliki kemampuan intelektual, mandiri, percaya diri dan beretika,” diakhir kata dia.

Reporter: Dezzia

Editor: Wilujeng Nurani

Tutup