Insanul Jaga Jarak dari Inara
Proses perceraian antara Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa terus bergulir di Pengadilan Agama Lubuk Pakam. Dalam sidang lanjutan yang digelar pada 25 Maret 2026, kedua belah pihak sempat menjalani agenda mediasi.
Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Mediasi yang diharapkan menjadi jalan damai justru berakhir tanpa kesepakatan, sehingga proses perceraian tetap berlanjut ke tahap berikutnya.
Di tengah perkara tersebut, muncul fakta baru terkait kehidupan pribadi Insanul. Ia disebut memilih menjaga jarak dari Inara Rusli, yang selama ini dikaitkan sebagai istri sirinya.
Kuasa hukum Insanul, Tommy Tri Yunanto, membenarkan hal tersebut. Ia menyebut keputusan itu diambil sebagai bagian dari upaya kliennya untuk fokus menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.
“Sekarang Insanul sudah sangat menjaga jarak dengan Inara. Dia juga sudah tidak memikirkan hubungan itu lagi, fokusnya bagaimana semua ini bisa segera selesai,” ujar Tommy.
Menurutnya, jarak tersebut bahkan sudah mulai diterapkan sejak sebelum bulan Ramadan. Sejak saat itu, intensitas pertemuan antara Insanul dan Inara disebut sudah tidak terjadi lagi.
“Kalau komunikasi secara umum masih baik, tapi secara kedekatan sudah tidak seperti dulu. Bahkan sebelum puasa, mereka sudah tidak pernah bertemu,” jelasnya.
Tommy menambahkan, komunikasi antar kuasa hukum masih berlangsung untuk menjaga situasi tetap kondusif. Namun, interaksi langsung antara kedua pihak kini praktis terhenti.
Di sisi lain, Insanul disebut tengah memprioritaskan penyelesaian perkara cerainya dengan Wardatina Mawa. Ia ingin memperoleh kepastian hukum secepat mungkin agar tidak berlarut-larut.
“Fokus Insanul sekarang adalah mendapatkan kepastian, baik dari sisi putusan perceraian maupun proses hukum yang sedang berjalan,” tegas Tommy.
Lebih lanjut, pihak kuasa hukum juga mengingatkan agar semua pihak menahan diri, khususnya dalam aktivitas di media sosial yang berpotensi memperkeruh situasi.
“Saya sudah minta Insanul untuk tidak lagi membuat unggahan yang bisa memicu kegaduhan. Itu tidak akan membawa dampak baik,” pungkasnya.



