IHSG Tembus 6.487, Mayoritas Saham Bergerak Positif
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan pada perdagangan sesi I, Kamis (20/8/2026). IHSG naik 93,834 poin atau 1,47 persen ke level 6.487,959.
Pada awal perdagangan, IHSG dibuka di level 6.394 dan sempat bergerak pada rentang 6.394 hingga 6.493 sepanjang sesi pertama.
Penguatan indeks turut didukung mayoritas saham yang bergerak di zona hijau. Tercatat 417 saham mengalami kenaikan, sedangkan 187 saham melemah dan sisanya stagnan.
Dari aktivitas transaksi, tiga saham dengan nilai transaksi terbesar pada sesi I adalah AMMN, BUMI, dan BRMS.
Penguatan IHSG juga tercermin dari hampir seluruh indeks sektoral yang mencatat kenaikan. Sektor basic materials (IDXBASIC) menjadi penggerak utama dengan kenaikan 3,58 persen. Sejumlah saham yang menopang sektor tersebut antara lain IMPC, TPIA, TKIM, CPIN, BRPT, dan INKP.
Sektor industri (IDXINDUST) menyusul dengan kenaikan 1,80 persen, sementara sektor barang konsumen siklikal (IDXCYCLIC) menguat 1,74 persen.
Sektor kesehatan (IDXHEALTH) naik 1,57 persen dan sektor teknologi (IDXTECHNO) menguat 1,57 persen. Sektor energi (IDXENERGY) juga bergerak positif dengan kenaikan 1,30 persen.
Selanjutnya, sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) tumbuh 1,12 persen, sektor infrastruktur (IDXINFRA) naik 0,87 persen, dan sektor keuangan (IDXFINANCE) menguat 0,65 persen.
Sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) turut mencatat kenaikan sebesar 0,29 persen.
Di tengah penguatan mayoritas sektor, sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) menjadi satu-satunya sektor yang bergerak di zona merah. Sektor tersebut terkoreksi tipis 0,05 persen.
Penguatan IHSG juga diikuti sejumlah indeks saham unggulan. Indeks LQ45 naik 1,46 persen ke level 636,654, sedangkan Jakarta Islamic Index (JII) menguat 2,48 persen menjadi 390,375.
Sementara itu, indeks IDX30 meningkat 1,14 persen ke level 354,946. Indeks MNC36 juga mencatat kenaikan 1,34 persen ke level 274,984.
Pergerakan tersebut menunjukkan sentimen positif masih mendominasi perdagangan saham pada paruh pertama sesi perdagangan Kamis.



