Harga Beras dan Cabai Naik
Harga sejumlah komoditas pangan di tingkat nasional kembali bergerak naik pada Rabu (23/9/2026). Beras dan berbagai jenis cabai menjadi komoditas yang mengalami kenaikan harga berdasarkan pemantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia.
Kenaikan harga beras menjadi perhatian karena beberapa jenis beras yang dipantau sudah berada cukup jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Data PIHPS Bank Indonesia per pukul 08.30 WIB menunjukkan harga beras kualitas bawah atau SPHP naik 0,67 persen menjadi Rp15.000 per kilogram. Harga tersebut sekitar 20 persen lebih tinggi dibandingkan HET yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp12.500 per kilogram.
Kondisi serupa terlihat pada beras premium. Komoditas tersebut tercatat naik 0,28 persen menjadi Rp17.950 per kilogram. Dengan harga tersebut, beras premium berada sekitar 20,47 persen di atas HET yang ditetapkan sebesar Rp14.900 per kilogram.
Sementara itu, harga beras medium belum mengalami perubahan. Harganya masih berada di level Rp16.600 per kilogram. Meski tidak mengalami kenaikan pada perdagangan hari itu, harga beras medium tetap sekitar 22,96 persen lebih tinggi dibandingkan HET sebesar Rp13.500 per kilogram.
Pergerakan naik juga terjadi pada komoditas cabai. Cabai merah keriting tercatat naik 1,68 persen menjadi Rp69.800 per kilogram atau meningkat Rp1.150 dibandingkan harga sehari sebelumnya.
Cabai rawit merah turut mengalami kenaikan sebesar 0,74 persen menjadi Rp95.850 per kilogram. Angka tersebut meningkat Rp700 dari posisi sebelumnya. Sementara harga cabai merah besar naik 0,35 persen menjadi Rp57.500 per kilogram atau bertambah Rp200.
Kenaikan paling tinggi secara persentase maupun nominal terjadi pada cabai rawit hijau. Harganya meningkat 2,23 persen menjadi Rp68.650 per kilogram, atau naik Rp1.500 dibandingkan hari sebelumnya.
Tidak seluruh komoditas pangan bergerak naik. Harga daging ayam ras segar justru turun 0,59 persen menjadi Rp42.150 per kilogram. Penurunan tersebut setara Rp250 dibandingkan harga pada hari sebelumnya.
Sebaliknya, harga daging sapi masih mengalami penguatan. Daging sapi kualitas 1 naik 0,36 persen menjadi Rp152.900 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas 2 meningkat 0,35 persen menjadi Rp143.500 per kilogram.
Pergerakan harga tersebut menunjukkan bahwa tekanan harga pangan masih terjadi pada sejumlah komoditas utama. Beras menjadi salah satu komoditas yang perlu mendapat perhatian karena harga di tingkat konsumen masih berada di atas HET, sementara beberapa jenis cabai juga kembali mengalami kenaikan.



