Foto: Lebih dari 60 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Gaza | Dalam Berita Gambar
[ad_1]
Sumber medis mengatakan kepada Al Jazeera pada hari Kamis bahwa serangan Israel di Jalur Gaza telah menewaskan sedikitnya 63 warga Palestina.
Kantor Media Pemerintah Gaza memberikan jumlah yang lebih tinggi, mengatakan bahwa 71 orang tewas, termasuk kepala pasukan polisi di daerah kantong tersebut dan wakilnya, setelah pasukan militer Israel melakukan 34 serangan udara selama 24 jam sebelumnya.
Serangan-serangan Israel dilaporkan terjadi di daerah kantong yang diperangi, termasuk di zona kemanusiaan al-Mawasi dan kamp pengungsi Jabalia di Gaza utara, yang telah dibom berulang kali dalam beberapa hari terakhir.
Warga Palestina juga tewas dan terluka dalam serangan di lingkungan Remal dan Shujayea di Kota Gaza, serta kota az-Zawayda, di Jalur Gaza tengah.
Philippe Lazzarini, kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), mengatakan serangan mematikan Israel terhadap kamp pengungsi al-Mawasi di Gaza selatan adalah satu lagi sinyal untuk mengakhiri perang.
“Saat tahun dimulai, kami mendapat laporan adanya serangan lain di al-Mawasi yang menewaskan puluhan orang, sebuah pengingat bahwa tidak ada zona kemanusiaan apalagi zona aman (di Gaza),” ujarnya. “Setiap hari tanpa gencatan senjata akan membawa lebih banyak tragedi.”
Ketika ditanya tentang jumlah korban tewas yang dilaporkan pada hari Kamis, juru bicara tentara Israel mengatakan bahwa militer mengikuti hukum internasional dalam melancarkan perang di Gaza dan mengambil “tindakan pencegahan yang layak untuk mengurangi kerugian sipil”.
Di antara mereka yang terbunuh pada hari Kamis adalah jurnalis foto Hassan al-Qishaoui. Setidaknya 217 jurnalis dan pekerja media terbunuh di Gaza sejak 7 Oktober 2023.
[ad_2]
Sumber: aljazeera.com





