Perhiasan Sandra Dewi Ludes
Kejaksaan Agung kembali menggelar pelelangan barang sitaan negara melalui kegiatan Badan Pemulihan Aset (BPA) Fair yang berlangsung di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan. Dalam agenda tersebut, koleksi tas mewah dan perhiasan milik Sandra Dewi menjadi salah satu barang yang paling menyita perhatian pengunjung.
Ratusan barang sitaan hasil tindak pidana dipamerkan dalam acara tersebut, mulai dari kendaraan mewah, lukisan, alat musik, hingga berbagai aksesori bernilai tinggi. Pelelangan itu menjadi bagian dari upaya negara memulihkan aset hasil kejahatan yang telah disita melalui proses hukum.
Barang-barang milik Sandra Dewi diketahui berasal dari kasus korupsi tata niaga komoditas timah yang menjerat suaminya, Harvey Moeis. Harvey sebelumnya divonis dalam perkara korupsi tata kelola timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah.
Petugas Kejaksaan menyebut total terdapat 84 tas mewah milik Sandra Dewi yang dilelang kepada publik. Tas-tas tersebut dijual dalam dua skema, yakni penjualan satuan dan paket lot.
“Totalnya ada 84 tas. Sebanyak 55 dijual satuan dan sisanya dijual paket dengan format lot,” ujar petugas Kejaksaan saat ditemui di lokasi acara.
Koleksi tas yang dilelang berasal dari sejumlah merek fesyen internasional ternama seperti Chanel, Hermes, Dior, hingga Balenciaga. Nilai limit yang ditetapkan untuk tiap barang pun cukup fantastis, mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah.
“Mereknya ada Chanel, Hermes juga ada, Dior ada, Balenciaga juga ada, macam-macam. Kisaran harganya kita di range 20-an juta sampai dengan 100-an juta lebih,” jelas petugas tersebut.
Tak hanya tas mewah, sejumlah perhiasan milik Sandra Dewi juga berhasil terjual dalam pelelangan. Barang yang dilelang meliputi anting, gelang, hingga kalung bertuliskan nama lengkap Sandra Dewi yang dibanderol sekitar Rp33,1 juta.
Antusiasme masyarakat terhadap BPA Fair terlihat cukup tinggi sejak hari pertama pembukaan. Banyak pengunjung datang untuk melihat langsung barang-barang mewah yang sebelumnya identik dengan gaya hidup selebritas dan kini berubah status menjadi aset sitaan negara.
Selain koleksi Sandra Dewi, Kejaksaan turut memamerkan sedikitnya 10 mobil mewah milik Harvey Moeis. Namun kendaraan-kendaraan tersebut belum dapat dilelang karena masih berada dalam tahap penilaian aset oleh tim terkait.




