DCKTR Kabupaten Bekasi Pastikan Gedung Kecamatan Sukawangi Direhabilitasi
Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto, memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti kerusakan yang terjadi pada Gedung Kantor Kecamatan Sukawangi. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kerusakan diduga dipicu oleh kondisi tanah yang labil karena lokasi bangunan berdiri di atas lahan bekas persawahan.
“Iya, kami dari Dinas Cipta Karya akan mengecek langsung ke lokasi untuk melihat tingkat kerusakannya,” ujar Benny saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Gedung kantor kecamatan tersebut diketahui baru sekitar satu tahun selesai direnovasi. Namun, sejumlah bagian bangunan kini mengalami retak pada dinding, pergeseran pondasi, hingga lantai yang terlihat tidak rata. Kondisi tersebut membuat pegawai yang bekerja di dalam gedung merasa khawatir terhadap aspek keselamatan.
“Berdasarkan data dan foto dari tim kami, kerusakan pada dinding dan pondasi terjadi akibat adanya pergeseran tanah. Lokasi kantor kecamatan ini memang berada di atas lahan yang dulunya merupakan area persawahan, sehingga kondisi tanahnya cukup labil,” jelas Benny.
Meski demikian, Benny menegaskan hasil pengecekan sementara menunjukkan kerusakan belum masuk kategori berat sehingga masih dapat ditangani melalui program rehabilitasi.
“Kami sudah melihat kondisinya. Kerusakannya tidak parah, sehingga akan kami usulkan untuk rehabilitasi sedang. Insyaallah bisa direalisasikan pada tahun 2026,” katanya.
Sebelumnya, sejumlah pegawai mengaku mulai resah karena retakan pada dinding bangunan terus melebar dalam beberapa pekan terakhir. Selain itu, lantai gedung juga terlihat mengalami penurunan sehingga memunculkan kekhawatiran jika kerusakan terus bertambah.
“Khawatir juga. Ini gedung baru satu tahun dipakai. Kalau dibiarkan takut ada yang roboh,” ujar salah seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya.
DCKTR Kabupaten Bekasi memastikan akan melakukan kajian teknis lanjutan sebelum proses perbaikan dilakukan, sehingga rehabilitasi dapat menyasar penyebab utama kerusakan dan bangunan kembali aman digunakan untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat.




