Ariana Grande Kecam Video ICE
Ariana Grande melontarkan kritik keras kepada pemerintahan Presiden Donald Trump setelah muncul video kontroversial yang diunggah akun resmi Gedung Putih terkait operasi penegakan imigrasi di Amerika Serikat.
Penyanyi pop tersebut mengaku terkejut melihat video yang menampilkan rangkaian penangkapan imigran oleh badan U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE). Menurut Ariana, cara penyajian video itu justru terkesan merayakan penderitaan para imigran dan keluarga mereka.
Melalui unggahan di media sosial, pelantun Thank U, Next itu menyebut konten tersebut sebagai sesuatu yang tidak manusiawi dan memprihatinkan.
“Bagaimana mungkin penderitaan manusia dan perpisahan keluarga dijadikan materi promosi? Itu sangat mengerikan dan memuakkan,” tulis Ariana dalam unggahannya yang kemudian ramai diperbincangkan di media sosial.
Video tersebut diketahui menampilkan kompilasi operasi penggerebekan dan penangkapan imigran dengan latar musik dramatis. Konten itu memicu kritik dari berbagai pihak yang menilai penyajiannya berpotensi menghilangkan sisi kemanusiaan para imigran yang menjadi sasaran operasi.
Ariana menilai publik tidak boleh menganggap situasi semacam itu sebagai sesuatu yang biasa. Ia menyerukan pentingnya menjaga rasa empati dan menghormati martabat setiap individu, tanpa memandang latar belakang atau status kewarganegaraan mereka.
“Kita tidak boleh terbiasa dengan tindakan yang mengabaikan kemanusiaan. Setiap orang berhak diperlakukan dengan hormat dan bermartabat,” tulisnya.
Pernyataan Ariana Grande menambah daftar panjang figur publik yang menyuarakan kritik terhadap kebijakan imigrasi Amerika Serikat dan metode penegakan hukum yang diterapkan oleh ICE. Hingga kini, pihak Gedung Putih maupun ICE belum memberikan tanggapan resmi atas kritik yang dilontarkan penyanyi tersebut.




