Kajian Mengenai Tayangan Adzan yang Menampilkan Ganjar Pranowo Bakal Diumumkan Hasilnya!
terkenal.co.id -Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengambil langkah tegas untuk mengkaji persoalan tayangan adzan yang menampilkan sosok Capres Ganjar Pranowo.
Diketahui dalam langkah ini, KPI menjalin kerjasama dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia untuk berkoordinasi nengkaji tentang tayangan adzan yang menampilkan Ganjar Pranowo.
Untuk diketahui bahwa Ganjar Pranowo yang merupakan bakal calon presiden PDI Perjuangan akhir-akhir ini menggemparkan publik usai dirinya ditampilkan pada tayangan adzan di salah satu stasiun televisi swasta.
Menanggapi adanya informasi ini, KPI dengan Bawaslu RI bakal melakukan kajian soal Ganjar Pranowo tampil di tayangan azan pada stasiun televisi.
Kajian ini diambil guna mengatasi persoalan tersebut yang disampaikan secara langsung oleh Rahmat Bagja selaku Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
“Kami akan koordinasi dengan KPI karena ini salah satunya domain penyiaran dan Bawaslu,” terangnya.
Bagja mengatakan bahwa saat ini Bawaslu telah memiliki kajian soal tayangan azan Ganjar, namun hasilnya belum dapat disampaikan kepada publik.
Kendati demikian, Bawaslu mengungkap bahwa pihaknya akan mengumumkan hasilnya pada pekan ini.
“Minggu ini yang jelas. Kami sebenarnya punya 14 hari loh,” ucap Bagja.
Perlu diketahui bahwa tayangan adzan yang menampilkan bacapres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo telah dihentikan oleh stasiun televisi swasta terkait.
Bagja menilai adanya penghentian tayangan adzan yang menampilkan sosok Ganjar merupakan bentuk kesadaran bahwa hal tersebut salah.
Bagja juga sempat disinggung mengenai sanksi yang akan diberikan oleh Bawaslu ketika menemui pelanggaran tersebut.
Namun Bagja mengungkapkan bahwa hal itu merupakan wewenang yang dimiliki oleh lembaga penyiaran.
“Nanti lembaga penyiarannya yang akan beri sanksi. Sebenarnya menurunkan tayangan itu juga bentuk kesadaran yang bersangkutan bahwa itu salah,” imbuhnya.
Sebelumnya dikabarkan, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Ubaidillah menyampaikan bahwa pihaknya saat ini telah memproses soal temuan konten azan yang menampilkan salah satu bakal capres menjelang Pilpres 2024. (*)
Editor: Mishbahul Anam





