Indonesia-Mesir Sepakat Pangkas Hambatan Perdagangan
Mesir menargetkan nilai perdagangan bilateral dengan Indonesia mencapai USD 5 miliar pada 2030. Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menyebut pencapaian tersebut membutuhkan penguatan kerja sama ekonomi, pengurangan hambatan perdagangan, serta perluasan investasi antara kedua negara.
Target itu disampaikan el-Sisi saat memberikan keterangan bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10/2026). Ia menilai hubungan ekonomi Indonesia dan Mesir masih memiliki ruang besar untuk dikembangkan melalui kerja sama bisnis yang sesuai dengan potensi masing-masing negara.
“Kami sepakat untuk memberikan perhatian khusus untuk kerja sama ekonomi dan bisnis yang akan menyesuaikan dengan kemampuan kedua negara begitu besar dan untuk mengangkat neraca perdagangan untuk bisa sampai 5 miliar dolar pada tahun 2030,” kata el-Sisi.
Untuk mendukung target tersebut, kedua negara sepakat melanjutkan upaya mengatasi berbagai hambatan perdagangan. Langkah ini diharapkan dapat memperlancar arus barang dan meningkatkan aktivitas bisnis, sehingga hubungan dagang tidak hanya bertumpu pada potensi yang ada, tetapi juga menghasilkan pertumbuhan transaksi.
Selain perdagangan, el-Sisi menekankan pentingnya memperluas investasi lintas negara. Ia mendorong perusahaan Mesir untuk mengembangkan usaha di Indonesia dan membuka kesempatan bagi perusahaan Indonesia menanamkan modal serta memperluas bisnis di Mesir.
Menurut el-Sisi, Mesir memiliki posisi strategis yang dapat dimanfaatkan perusahaan Indonesia untuk menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk kawasan Arab, Afrika, dan Eropa. Peluang tersebut dinilai dapat menjadi salah satu jalur bagi pelaku usaha Indonesia untuk memperluas aktivitasnya di tingkat internasional.
“Perusahaan Mesir bisa berada di Indonesia, kemudian perusahaan Indonesia berada di Mesir,” ujarnya.
El-Sisi menilai penguatan hubungan ekonomi perlu diarahkan agar kemitraan kedua negara memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, peningkatan perdagangan dan investasi menjadi bagian penting dari agenda kerja sama bilateral.
Hubungan Indonesia dan Mesir sendiri telah ditingkatkan menjadi kemitraan strategis setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Mesir pada April 2025. Target perdagangan USD 5 miliar pada 2030 kini menjadi salah satu sasaran dalam upaya memperluas hubungan ekonomi kedua negara.




