Tegur Pria yang Ganggu Istri, WN Iran Dikeroyok

Dikeroyok ilustrasi

Polisi tengah mengusut kasus pengeroyokan yang menimpa seorang warga negara (WN) Iran, Yasin Zorba (25), di kawasan Seminyak, Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

Yasin dilaporkan menjadi korban kekerasan setelah menegur seorang pria yang disebut mengganggu istrinya. Teguran tersebut kemudian berujung pada aksi pemukulan yang dilakukan secara bersama-sama oleh sejumlah orang.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (19/9/2026) dini hari. Saat kejadian, korban dan istrinya sedang berada di sebuah restoran burger di Jalan Kayu Aya, Seminyak.

Sekitar pukul 05.00 Wita, Yasin dan istrinya disebut tengah memesan makanan. Di lokasi tersebut, muncul persoalan setelah seorang pria diduga melakukan tindakan yang membuat istri korban merasa terganggu.

Yasin kemudian menegur pria tersebut. Namun, teguran itu justru memicu keributan. Menurut kepolisian, pria yang ditegur tidak menerima tindakan korban dan kemudian melakukan pemukulan bersama beberapa orang lainnya.

“(Para pelaku) memukul korban secara bersama-sama setelah tidak terima ditegur karena mengganggu istri korban,” kata Adi, Selasa (22/9/2026).

Serangan tersebut membuat Yasin mengalami sejumlah cedera. Luka terlihat pada bagian wajah dan kepala, termasuk robekan serta lebam di mata kiri, lecet pada kening, memar di hidung, hingga benjolan di bagian belakang kepala.

“Korban mengalami luka lebam dan robek mata kiri, lecet kening kiri, memar hidung, serta memar dan benjol kepala belakang,” ujar Adi.

Setelah kejadian, orang-orang yang diduga terlibat meninggalkan lokasi. Yasin kemudian membuat laporan kepada polisi. Hingga kini, identitas maupun jumlah pasti pelaku masih dalam penyelidikan.

Untuk mengungkap peristiwa tersebut, polisi telah mengamankan rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut menjadi salah satu bahan yang diperiksa untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.

Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk penjaga restoran. Sementara itu, Yasin telah menjalani visum guna mendokumentasikan luka yang dialaminya.

Penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan rangkaian kejadian serta mengungkap identitas seluruh pihak yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Tutup