Sarah Sechan Geram
Nama Sarah Sechan tiba-tiba muncul dalam sebuah poster politik yang menyebut dirinya sebagai calon anggota DPR RI dari Partai Demokrat untuk Pemilu 2029. Namun, kabar tersebut langsung dibantah presenter sekaligus mantan VJ MTV itu.
Sarah justru mengaku terkejut dan geram setelah mengetahui foto serta namanya digunakan dalam poster tersebut. Ia menegaskan tidak pernah mendaftarkan diri sebagai calon legislatif dan tidak pernah menyatakan keinginan untuk maju dalam pemilu.
Klarifikasi itu disampaikan Sarah melalui akun Threads pribadinya. Ia juga meminta pihak yang membuat poster tersebut bertanggung jawab dan segera menghapus materi yang menggunakan identitasnya.
“Saya minta pertanggung jawaban SIAPA YANG BIKIN INI??? Saya TIDAK PERNAH mencalonkan diri dan tidak pernah akan. HAPUS!” tulis Sarah, dikutip Kamis (10/9/2026).
Poster yang menjadi persoalan menampilkan foto Sarah dengan pakaian bernuansa biru yang dilengkapi atribut Partai Demokrat. Di dalamnya terdapat pula logo partai, gambar Monas, serta slogan politik “Mengawal Aspirasi, Mewujudkan Perubahan”.
Tidak hanya menggunakan foto dan nama, poster tersebut bahkan mencantumkan Sarah sebagai calon anggota DPR RI periode 2029-2034 dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta III.
Dapil Jakarta III sendiri mencakup wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu. Informasi dalam poster itu dibuat seolah-olah Sarah telah memutuskan untuk mengikuti kontestasi politik melalui Partai Demokrat.
Poster tersebut diketahui beredar melalui media sosial. Salah satu unggahan yang menjadi sorotan mencantumkan narasi bahwa Sarah telah resmi menjadi caleg DPR RI untuk Pemilu 2029.
Klaim itu kemudian dimentahkan oleh Sarah melalui klarifikasi langsung. Ia menyatakan dirinya tidak pernah mencalonkan diri dan menolak pencatutan identitas tersebut.
Respons Sarah mendapat perhatian dari pengguna media sosial. Sejumlah warganet ikut mempertanyakan alasan nama dan foto presenter tersebut digunakan dalam materi politik tanpa persetujuan.
Rekan sesama artis juga turut merespons unggahan Sarah. Salah satunya Prilly Latuconsina yang memberikan komentar bernada kaget. Sarah kemudian membalasnya dengan candaan agar dirinya tidak dipilih dalam pemilu.
Kemunculan poster tersebut menjadi perhatian karena Sarah selama ini lebih dikenal melalui kiprahnya di dunia hiburan sebagai presenter, aktris, dan mantan VJ MTV. Tidak ada pernyataan dari Sarah dalam unggahan klarifikasinya yang menunjukkan dirinya hendak masuk ke politik praktis.
Kasus ini sekaligus menunjukkan bagaimana identitas figur publik dapat digunakan dalam konten politik yang beredar di media sosial. Tampilan poster yang dibuat menyerupai materi kampanye dapat membuat informasi yang belum terkonfirmasi terlihat seolah-olah resmi.
Karena itu, pernyataan langsung dari Sarah menjadi penegasan bahwa dirinya tidak mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI pada Pemilu 2029. Sampai ada informasi resmi dari pihak yang bersangkutan, kabar mengenai Sarah sebagai caleg Demokrat tidak dapat dianggap sebagai pencalonan yang benar.



