Bagasi Tim Fiersa Besari

Fiersa Besari

Musisi Fiersa Besari memberikan gambaran mengenai besarnya kebutuhan perlengkapan ketika harus bepergian untuk tampil di luar kota. Dalam satu perjalanan, total barang yang dibawa bersama timnya disebut dapat mencapai sekitar 400 kilogram.

Fiersa menyampaikan hal tersebut melalui akun Threads pribadinya di tengah ramainya pembahasan mengenai kebutuhan bagasi musisi saat melakukan perjalanan menggunakan pesawat.

Menurut Fiersa, angka tersebut merupakan akumulasi seluruh bagasi yang dibawa timnya. Bobot terbesar berasal dari berbagai alat musik yang dibutuhkan untuk menunjang penampilan di atas panggung.

“Total bagasi tim Fiersa Besari sekitar 400-an kilogram,” tulis Fiersa.

Ia menjelaskan, peralatan musik tersebut tidak dibawa begitu saja. Instrumen yang digunakan untuk pertunjukan dikemas menggunakan hard case atau flight case agar lebih terlindungi selama proses pengangkutan.

Sementara itu, kebutuhan pribadi seperti pakaian untuk tampil biasanya tidak menjadi bagian dari bagasi tersebut. Fiersa menyebut pakaian manggung dibawa ke dalam kabin pesawat.

“Dan itu murni alat-alat musik yang dikemas dalam hard case / flight case. Untuk pakaian manggung biasanya kami bawa ke kabin,” ujarnya.

Fiersa juga menilai kebutuhan membawa perlengkapan dalam jumlah besar bukan kondisi yang hanya dialami oleh dirinya dan tim. Menurut dia, musisi lain yang membawa peralatan sendiri untuk tampil di luar kota juga dapat menghadapi kebutuhan bagasi dengan bobot ratusan kilogram.

“Terlepas dari keramaian yang sedang terjadi, setahu saya tim musisi lainnya pun biasanya membawa ratusan kilogram bagasi,” kata Fiersa.

Namun, Fiersa mengingatkan publik agar tidak menyamakan jumlah total barang bawaan dengan istilah over bagasi. Keduanya merupakan hal yang berbeda karena status kelebihan bagasi bergantung pada ketentuan yang berlaku dalam penerbangan.

“Catatan: 400-an kilogram itu total bagasi, bukan melebihi bagasi. Over bagasi biasanya tergantung kebijakan maskapai,” tulisnya.

Penjelasan tersebut muncul ketika persoalan bagasi musisi tengah menjadi perbincangan publik. Polemik itu mencuat setelah Juicy Luicy batal tampil dalam sebuah acara musik di Batam pada 5 September 2026 yang kemudian dikaitkan dengan persoalan kelebihan bagasi.

Dalam konteks tersebut, pernyataan Fiersa memberikan sudut pandang berbeda mengenai kebutuhan logistik musisi. Bobot perlengkapan yang besar tidak otomatis berarti seorang musisi mengalami kelebihan bagasi, karena batas bagasi ditentukan berdasarkan aturan serta fasilitas yang digunakan dalam penerbangan.

Kebutuhan membawa alat musik juga membuat perjalanan musisi memiliki persoalan logistik yang berbeda dibandingkan penumpang pada umumnya. Instrumen dan perlengkapan pertunjukan harus dipersiapkan, dikemas, serta diangkut dengan memperhatikan keamanan barang.

Hal itu menunjukkan bahwa sebuah pertunjukan musik tidak hanya bergantung pada penampilan di atas panggung. Di belakangnya terdapat persiapan teknis dan logistik yang harus diselesaikan sebelum musisi tiba di lokasi acara.

Ungkapan Fiersa mengenai bobot bagasi timnya pun membuka sisi lain dari aktivitas manggung yang selama ini mungkin tidak banyak diketahui penonton. Ratusan kilogram perlengkapan dapat menjadi bagian dari kebutuhan kerja ketika seorang musisi harus berpindah dari satu kota ke kota lain untuk memenuhi jadwal pertunjukan.

Dengan demikian, angka 400 kilogram yang disebut Fiersa lebih tepat dipahami sebagai gambaran total kebutuhan barang timnya ketika melakukan perjalanan manggung, bukan sebagai ukuran biaya atau kelebihan bagasi yang harus dibayarkan kepada maskapai.

Berita Lainnya

Astrid S Keliling Jakarta

Redaktur Pelaksana
0
c67bd61550f640e6a5603c5fa986cbe8

Sarah Sechan Geram

Redaktur Pelaksana
0
521519 getattachment2643e23e 5647 4085 bc05 6d4d6b0d53a4512903 1 Sedang

Ustaz Das’ad Geram Korupsi

Redaktur Pelaksana
0
018f33902b9f48079cb1397c0c288d0f
Tutup