WNA Inggris Ditemukan Tewas di Vila Bali
Seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris berinisial YR (24) ditemukan meninggal dunia di sebuah vila di kawasan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.
Jenazah YR ditemukan di Kamar Nomor 3 Villa Jalak Bali, Jalan Taman Mertanadi, pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 21.30 WITA.
Saat ditemukan, korban berada dalam posisi terbaring di atas tempat tidur dengan kondisi tubuh yang sudah kaku. Polisi juga mendapati cairan bercampur darah keluar dari mulut korban.
Meski demikian, dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy mengatakan, penemuan jenazah bermula ketika sekuriti vila berinisial INGA (40) mendapat informasi bahwa korban tidak terlihat keluar kamar sejak sekitar pukul 03.00 WITA.
Sekuriti kemudian mencoba menghubungi korban melalui pesan singkat. Namun, upaya tersebut tidak mendapat respons.
“Mengetahui hal tersebut, saksi kemudian berupaya menghubungi korban melalui pesan singkat, tetapi pesan yang dikirim tidak mendapat respons dari korban,” kata Ariasandy dalam keterangannya, Senin (31/8).
Kekhawatiran terhadap kondisi korban meningkat pada malam hari. Sekitar pukul 20.00 WITA, manajer vila meminta sekuriti mengecek langsung kamar YR karena korban diketahui cukup lama berada di dalam kamar.
Sekuriti kemudian mengetuk dan menggedor pintu kamar. Namun, tidak ada jawaban dari dalam.
Karena tidak mendapat respons, sekuriti meminta bantuan IMS (46), Pecalang Kelurahan Kerobokan Kelod. Pintu kamar akhirnya dibuka menggunakan kunci duplikat.
“Setelah pintu kamar dibuka dengan kunci duplikat, korban ditemukan dalam keadaan terbaring di atas tempat tidur dan tubuh korban sudah dalam kondisi kaku. Setelah mengetahui kondisi korban, pecalang menghubungi kepolisian untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” ujar Ariasandy.
Petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan terhadap jenazah.
Dalam pemeriksaan di kamar, polisi turut menemukan sejumlah barang. Di antaranya dua buah kunci inggris, dua set kunci L, satu buah blender merek Klaz, serta 18 botol suplemen NOW Inositol 500 mg yang masing-masing berisi 100 kapsul nabati.
Hingga kini, penyebab pasti kematian YR belum disampaikan. Polisi masih melakukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui kondisi serta penyebab korban meninggal dunia.
Tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban menjadi salah satu temuan awal dalam proses penyelidikan. Namun, kesimpulan mengenai penyebab kematian tetap menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang.



