El Rumi Terseret Isu

El Rumi

Nama El Rumi tengah menjadi sorotan setelah beredar unggahan di media sosial yang menuding seorang artis muda berinisial EJR terlibat dugaan pelecehan seksual.

Isu tersebut bermula dari unggahan sebuah akun anonim di Threads yang mengaku memiliki pengalaman traumatis dengan sosok berinisial EJR. Dalam unggahan itu, pemilik akun juga melontarkan tudingan lain terkait dugaan konsumsi zat THC melalui perangkat vape.

Unggahan tersebut kemudian menyebar luas dan memicu spekulasi warganet. Sejumlah pengguna media sosial mengaitkan inisial EJR dengan El Jalaluddin Rumi, putra Maia Estianty dan Ahmad Dhani.

Meski demikian, tudingan tersebut hingga kini masih sebatas klaim yang beredar di media sosial. Belum ada bukti atau keterangan resmi yang membuktikan bahwa sosok berinisial EJR yang dimaksud merupakan El Rumi.

Di tengah ramainya isu tersebut, sikap kakak El Rumi, Al Ghazali, ikut menjadi perhatian publik.

Momen itu terjadi setelah Al Ghazali meraih juara pertama kategori pria dalam ajang Celebrity Go Kart Race yang berlangsung di Sentul International Karting Circuit, Jawa Barat, Sabtu (22/8/2026).

Usai perlombaan, Al Ghazali sempat melayani pertanyaan awak media ketika hendak meninggalkan lokasi. Namun, saat ditanya mengenai isu yang menyeret nama sang adik, suami Alyssa Daguise tersebut memilih tidak memberikan tanggapan.

Al Ghazali terlihat langsung bergegas menuju mobil yang telah menunggunya dan meninggalkan area tersebut.

Sementara itu, akun Threads yang mengunggah tudingan tersebut mengaku membagikan kisahnya bukan untuk mencari perhatian. Pemilik akun menyebut unggahan itu dibuat sebagai bentuk penyampaian pengalaman yang diklaim berkaitan dengan trauma dan dugaan ketidakadilan.

Namun, unggahan tersebut hanya menyebut inisial EJR tanpa menyertakan identitas lengkap. Kaitan antara inisial tersebut dengan El Rumi muncul dari spekulasi pengguna media sosial.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari El Rumi maupun keluarga terkait tudingan yang beredar tersebut.

Karena itu, informasi mengenai dugaan pelecehan seksual tersebut perlu ditempatkan sebagai klaim yang belum terverifikasi. Publik juga diharapkan tidak terburu-buru menarik kesimpulan atau menyebarkan tuduhan sebagai fakta sebelum terdapat klarifikasi, bukti, maupun proses hukum yang dapat memastikan kebenarannya.

Berita Lainnya

0
68bfedfd95f26
0
th 711x391 202405071715080282663a0c5aa14a2 Sedang
0
44452f43f88e41c18c489d6fbcac8529
Tutup