Ruben Onsu Minta Hak
Perselisihan mengenai hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih belum menemukan titik terang. Namun, kedua belah pihak berpeluang kembali duduk bersama untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan pihaknya telah menerima surat undangan pertemuan dari kubu Sarwendah. Meski demikian, undangan tersebut tidak mencantumkan waktu dan lokasi pertemuan secara rinci.
“Surat yang kami terima tidak menyebutkan tanggal maupun tempat pertemuan. Karena itu, kami berasumsi pihak sana memberikan keleluasaan kepada kami untuk menentukan jadwalnya,” kata Minola.
Menurutnya, pihak Ruben akan tetap memberikan respons terhadap undangan tersebut dalam batas waktu yang telah ditentukan.
Setelah berkoordinasi dengan kliennya, Minola memperkirakan pertemuan baru dapat terlaksana pada Juli mendatang. Pasalnya, agenda Ruben sepanjang Juni cukup padat, termasuk rencana ibadah umrah yang dijadwalkan berlangsung mulai 22 Juni hingga akhir bulan.
“Semoga pertemuan itu bisa dilakukan pada Juli dan menghasilkan jalan keluar yang terbaik bagi kedua pihak,” ujarnya.
Minola menjelaskan, ada dua hal utama yang ingin dibahas Ruben dalam pertemuan tersebut. Pertama, Ruben berharap dapat kembali memperoleh hak untuk bertemu dengan anak-anaknya sebagaimana diatur dalam kesepakatan yang tertuang dalam Akta 39.
Selain itu, Ruben juga ingin mengevaluasi kembali komponen biaya nafkah anak yang selama ini dipenuhinya. Menurut Minola, kliennya ingin memastikan bahwa seluruh biaya yang dibebankan benar-benar berkaitan dengan kebutuhan anak.
“Bukan berarti semua pengeluaran bisa ditagihkan begitu saja, apalagi jika tidak berkaitan langsung dengan kepentingan anak,” jelas Minola.




